Puan Dorong Penguatan Kader Jumantik Tekan Kasus DBD

Ketua DPR Puan Maharani. Foto: Dok. Istimewa.

Puan Dorong Penguatan Kader Jumantik Tekan Kasus DBD

Fachri Audhia Hafiez • 20 October 2026 00:01

Jakarta: Ketua DPR Puan Maharani menyoroti adanya kenaikan kasus demam berdarah dengue (DBD) di sejumlah daerah, seperti DKI Jakarta dan Kota Bekasi. Menghadapi kondisi ini, ia mendorong agar Pemerintah memperkuat peran Puskesmas serta kader jumantik (Juru Pemantau Jentik) guna mencegah penyebaran nyamuk.

“Perubahan iklim dan fenomena cuaca, termasuk kemarau panjang dan pancaroba, dapat menyebabkan berkembang-biaknya jentik nyamuk. Upaya pencegahan harus dimaksimalkan, termasuk di lingkungan terkecil di setiap rumah tangga,” kata Puan dikutip melalui keterangan tertulis, Senin, 19 Oktober 2026.
 


Berdasarkan data, kasus DBD di Jakarta Selatan tercatat mencapai 1.314 kasus hingga September 2026, sementara di Kota Bekasi menyentuh angka 2.250 kasus sepanjang Januari hingga September 2026. Dinas Kesehatan DKI Jakarta bahkan telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 35 Tahun 2026 tentang Pencegahan DBD melalui sinergi lintas sektor.

Terkait hal tersebut, Puan meminta Kementerian Kesehatan melakukan pemetaan secara menyeluruh untuk mengidentifikasi sebaran wilayah yang membutuhkan penguatan pencegahan. Ia juga mengingatkan agar gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus dilakukan secara rutin dan serentak di lingkungan rumah, sekolah, tempat kerja, hingga fasilitas umum.


Ilustrasi nyamuk penyebab DBD. Foto: Dok. Freepik.

“Pencegahan perlu mengutamakan pemberantasan sarang nyamuk melalui 3M Plus. Sementara pengasapan (fogging) dilakukan sesuai penilaian petugas kesehatan dan kebutuhan pengendalian, dengan tetap menjaga tindak lanjut terhadap jentik serta tempat perkembangbiakannya,” kata Puan.

(Fachri Audhia Hafiez)