Kilau Harga Emas Dunia Masih Bersinar

Emas batangan. Foto: dok MIND ID.

Kilau Harga Emas Dunia Masih Bersinar

Husen Miftahudin • 25 March 2026 10:08

Chicago: Harga emas dunia dan perak naik pada perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), karena para pedagang menilai ketidakpastian di Timur Tengah dan potensi dampaknya terhadap ekonomi global.

Mengutip Yahoo Finance, Rabu, 25 Maret 2026, harga emas berjangka naik sekitar 0,1 persen, diperdagangkan USD4.410,40 per troy ons. Sementara harga emas spot turun sedikit menjadi USD4.402 per ons. Dalam lima sesi terakhir, harga emas berjangka telah kehilangan hampir 12 persen.

Sementara harga perak berjangka naik sebesar 0,7 persen, dan diperdagangkan pada level USD69,81 per ons. Harga perak masih hampir 12,5 persen lebih rendah selama lima sesi terakhir.

Para analis mengaitkan pergerakan harga yang lesu dan kerugian sebelumnya dengan perubahan ekspektasi inflasi, membandingkan pergerakan tersebut dengan penurunan harga selama pandemi covid-19.
 

Baca juga: Harga Emas Dunia Turun Tajam, Ini Penyebab dan Prospeknya ke Depan


(Ilustrasi pergerakan harga emas. Foto: dok Bappebti)
 

Kenaikan harga minyak picu ekspektasi inflasi lebih tinggi


Kenaikan harga minyak selama sebulan terakhir akibat konflik AS-Iran telah memicu ekspektasi inflasi yang lebih tinggi, dengan harga energi diperkirakan akan naik karena sekitar 20 persen minyak dan gas dunia melewati Selat Hormuz setiap harinya.

Prospek potensi kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve dan Bank of England (BoE) sebagai respons terhadap hal ini telah mengubah lanskap, artinya ada biaya peluang yang lebih tinggi untuk menyimpan kekayaan dalam logam mulia.

Kemarin, para pedagang swap mengubah taruhan mereka terhadap kemungkinan BoE mempertahankan suku bunga menjadi empat kenaikan suku bunga seperempat poin pada 2026.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)