Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman. Foto: Istimewa.
Habiburokhman: Penggunaan APBN untuk Sapi Kurban Presiden Tak Salahi Aturan
Anggi Tondi Martaon • 28 May 2026 15:43
Jakarta: Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, merespons polemik pengadaan sapi kurban Presiden Prabowo Subianto yang menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Dia menegaskan hal itu tidak melanggar aturan.
"Saya menegaskan bahwa penggunaan dana APBN untuk pengadaan hewan kurban Presiden Prabowo Subianto melalui skema bantuan presiden tidak salah secara hukum maupun syariah," kata Habiburokhman melalui keterangan yang diterima Metrotvnews.com, Kamis, 28 Mei 2026.
Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra itu menilai, bantuan hewan kurban tersebut justru merupakan bentuk kehadiran negara untuk membantu masyarakat, pondok pesantren, masjid, tokoh agama, dan kelompok masyarakat lain di seluruh Indonesia dalam momentum Hari Raya Iduladha.
"Negara memang memiliki fungsi sosial untuk membantu masyarakat, apalagi dalam momentum keagamaan dan kemanusiaan," ungkap Habiburokhman.
"Yang menegaskan bahwa pengelolaan keuangan negara dilakukan secara tertib, taat pada peraturan perundang-undangan, efisien, ekonomis, efektif, transparan, dan bertanggung jawab untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat," sebut Habiburokhman.
Bantuan tersebut juga tercantum dalam Undang-Undang APBN Tahun 2026. Dalam beleid tersebut, diberikan ruang anggaran terhadap program bantuan kemasyarakatan Presiden, Banpres atau Banmaspres, melalui Kementerian Sekretariat Negara.
.jpeg)
Sapi kurban milik Presiden dan Wakil Presiden. Foto: Metro TV/Muhammad Iqbal
Habiburokhman juga menyampaikan bahwa penggunaan APBN untuk pengadaan hewan kurban Presiden tidak bertentangan dengan syariat Islam. Penilaian tersebut berdasarkan pernyataan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Profesor Kyai Haji Asrorun Niam Soleh yang menyatakan bahwa pembelian hewan kurban Presiden melalui APBN sah secara syar’i karena diperuntukkan bagi kemaslahatan masyarakat luas.
"Hal ini bukan hanya sekadar tentang ibadah kurban, tetapi juga bentuk keberpihakan Presiden Prabowo kepada rakyat kecil, peternak sapi lokal, dan masyarakat," ujar Habiburokhman.
Selain itu, Habiburokhman menegaskan pemerintahan Prabowo juga concern terhadap kepentingan umat beragama lainnya. Berbagai bantuan dan berbagai kebijakan juga sudah dilakukan untuk membantu umat beragama lainnya.