Ratusan mobil terjebak kemacetan di pintu keluar tol dan Jalan Yos Sudarso menuju Pelabuhan Tanjung Priok. Foto: ANTARA/Mario Sofia Nasution.
Macet Horor Tanjung Priok Akibat Aktivitas di Depo Cakung
Fachri Audhia Hafiez • 25 May 2026 20:35
Jakarta: Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Priok menyatakan kemacetan panjang yang mengular di Jalan Yos Sudarso hingga Cilincing bukan bersumber dari dalam pelabuhan. Stagnasi lalu lintas tersebut murni dipicu oleh lonjakan aktivitas depo kontainer di kawasan Cakung, Jakarta Timur.
“Benar telah terjadi kemacetan akibat depo-depo tersebut,” kata Kepala KSOP Pelabuhan Tanjung Priok Kapten Heru di Jakarta, dilansir Antara, Senin, 25 Mei 2026.
Heru menegaskan, situasi arus lalu lintas yang lumpuh total ini sama sekali tidak berkaitan dengan proses bongkar muat barang di dalam area dermaga. Ia juga menepis kabar adanya penumpukan kendaraan akibat lonjakan volume kapal yang bersandar.
“Kemacetan akibat aktivitas depo-depo kontainer yang ada di kawasan Cakung, Jakarta Timur. Aktivitas bongkar muat dan kapal bersandar hari ini normal,” jelas Heru.
Letak depo-depo komersial di Cakung tersebut memang terhubung langsung dengan akses utama menuju Pelabuhan Tanjung Priok melalui Jalan Raya Cilincing hingga jalur Cakung-Cilincing (Cacing). Akibatnya, antrean truk yang hendak masuk ke depo berimbas pada kemacetan sistemik di jalur logistik sekitarnya.
Pernyataan ini memperkuat penjelasan Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Ginanjar Tejasasmita sebelumnya. Pihak kepolisian menyatakan ekor kemacetan dari Jalan Raya Cilincing berimbas langsung pada tersumbatnya arus keluar kendaraan dari dalam pelabuhan melalui Pos 9.
.jpeg)
Kemacetan panjang di Jalan Yos Sudarso dan pintu keluar tol menuju akses Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Foto: ANTARA/Mario Sofia Nasution.
“Kemacetan tersebut bukan berasal dari Pelabuhan Tanjung Priok. Kita di pelabuhan hanya terdampak saja,” ujar AKP Ginanjar.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Utara Rudi Saptari merinci lebih detail mengenai titik sumbatan. Berdasarkan pantauan jajarannya, penumpukan volume kendaraan besar bersumber dari aktivitas tiga depo kontainer utama.
“Kemacetan ini akibat aktivitas depo kontainer di BSA, Temas, dan Seacon,” ungkap Rudi.
Guna mengurai kemacetan horor yang berlangsung sejak sore hingga malam hari tersebut, Sudinhub Jakarta Utara telah menyiagakan personel gabungan di lapangan. Petugas ditempatkan pada titik-titik krusial penumpukan mulai dari Jalan Jampea, Jalan Yos Sudarso, TL Permai, Pos 9, TL Kramat, hingga TL Kebon Baru.