Pemerintah Dorong Pesantren Jadi Ruang Aman Anak, Ini Langkahnya

Ilustrasi pesantren. Foto: MI/Kristiadi.

Pemerintah Dorong Pesantren Jadi Ruang Aman Anak, Ini Langkahnya

Gabriella Thesa Widiari • 18 July 2026 14:49

Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mensosialisasikan langkah ciptakan ruang aman di pesantren. Hal ini merupakan bagian dari kampanye Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman untuk Anak (Gernas RANA).

"Melalui gerakan ini kita berusaha keras membangun ruang aman dan nyaman untuk anak," ujar Pratikno, dilansir dari Antara, Sabtu, 18 Juli 2026.
 


Menurutnya, kekerasan kepada anak dapat terjadi di mana saja, termasuk lingkungan pendidikan, dan berdampak secara psikologis dan kognitif. Sehingga harus dicegah agar dapat menghadirkan ruang yang aman dan nyaman bagi anak-anak dalam mengembangkan potensinya secara optimal.

Sebagai aksi konkret pencegahan, ia pun menyarankan penerapan "Tujuh Langkah Menuju Satuan Pendidikan Aman dan Nyaman".

Di antaranya yaitu, evaluasi diri terkait sistem pelindungan dan pelatihan pengasuh, pembentukan tim pelindungan anak, pengembangan kebijakan pelindungan anak, serta pembangunan sistem pengaduan yang ramah anak. Selain itu, diperlukan pelatihan berkelanjutan, penguatan budaya saling jaga, hingga keterlibatan wali murid dan masyarakat.


Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno. Foto: Antara.

Pratikno juga mendorong agar pesantren untuk dapat cepat beradaptasi menghadapi disrupsi teknologi. Pendidikan pesantren harus mampu menjawab tantangan dan peluang baru di masa depan, termasuk menyikapi hilangnya beberapa jenis pekerjaan dan lahirnya peluang kerja baru.

"Kalau tidak, bukan hanya secara ekonomi warga yang tertinggal, tetapi juga identitas kultural dan spiritual bisa tergerus oleh teknologi digital dan kecerdasan buatan," kata Pratikno.

(Gabriella Thesa Widiari)