Bupati Demak Eisti'anah membesuk guru korban pembacokan murid di RS Kariadi Semarang. (MGN)
Deo Dwi Fajar Hari • 28 September 2023 10:15
Demak: Kepolisian menerjunkan tim psikologi dari Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Jateng ke Kabupaten Demak untuk melakukan trauma healing. Tim ini bertugas mendampingi para siswa Madrasah Aliyah yang menjadi saksi dalam kasus murid membacok guru.
Sebuah video berdurasi 14 detik menunjukkan sosok pria bersimbah darah bahkan seragam yang dikenakan pria tersebut penuh dengan darah. Dalam video ini tampak sejumlah orang yang akan membantu melarikan ke rumah sakit.
Diketahui, video itu merupakan sosok pria sebagai guru menjadi korban pembacokan muridnya sendiri di Madrasah Aliyah Yayasan Islam Suhada (Yasua), yang berlokasi di Pilangwetan, Kecamatan Bonang, Demak, Jateng.
Karena aksi pembacokan terhadap guru ini dilakukan di kelas, banyak siswa hingga guru lainnya menyaksikan langsung kejadian tersebut hingga menimbulkan trauma.
“Polda Jawa Tengah menerjunkan tim psikologi ke MAN Yasua Demak. Hal ini guna melakukan trauma healing kepada para siswa dan guru yang melihat peristiwa pembacokan siswa ke gurunya itu,” ucap Kabid Humas Polda Jateng Kombes Stefanus Satake Bayu.
Menurut Bayu, trauma healing perlu diberikan yakni salah satunya mengurangi rasa trauma. Informasi yang diperoleh, kondisi korban atau guru bersangkutan, saat ini berlangsung membaik dan sudah bisa berkomunikasi kembali.
“Saat ini masih berada di Rumah Sakit Kariadi Semarang,” imbuhnya.