Malaysia Sambut Positif Usulan Indonesia Perluas Penempatan Tenaga Kerja Kesehatan

Pertemuan JCBC Indonesia- Malaysia di Jakarta. Foto: Metrotvnews.com

Malaysia Sambut Positif Usulan Indonesia Perluas Penempatan Tenaga Kerja Kesehatan

Muhammad Reyhansyah • 4 June 2026 17:48

Jakarta: Malaysia menyambut positif usulan Indonesia untuk memperluas penempatan tenaga kerja Indonesia di sektor kesehatan, termasuk perawat, sebagai bagian dari upaya memperkuat kerja sama ketenagakerjaan antara kedua negara.

Pernyataan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Malaysia Mohamad Hasan dalam joint press statement bersama Menteri Luar Negeri RI Sugiono usai Pertemuan Komisi Bersama Kerja Sama Bilateral (JCBC) ke-17 Indonesia-Malaysia di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis 4 Juni 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Indonesia mengusulkan perluasan penempatan tenaga kerja Indonesia ke sejumlah sektor baru di Malaysia, terutama sektor kesehatan dan profesi perawat.

“Ada juga usulan dari pihak Indonesia agar peluang bagi pekerja atau tenaga kerja Indonesia diperluas ke sektor-sektor yang selama ini belum banyak digarap, terutama sektor perawat dan beberapa bidang lainnya,” kata Tok Mat, sapaan akrab Menlu Malaysia itu.

Menurut Tok Mat, usulan tersebut akan dibahas lebih lanjut oleh pemerintah Malaysia karena berada di bawah kewenangan kementerian teknis terkait, khususnya sektor kesehatan.

“Itu akan kami bahas di tingkat kami karena berada di luar bidang Kementerian Luar Negeri dan menjadi kewenangan Kementerian Kesehatan,” ujar Tok Mat.

Meski demikian, Tok Mat menilai usulan tersebut merupakan langkah yang positif dan berpotensi memberikan manfaat bagi kedua negara.

“Saya meyakini bahwa itu merupakan usulan yang baik dan juga akan memberikan manfaat bagi industri kesehatan Malaysia secara keseluruhan,” katanya.

Menurut Tok Mat, kebutuhan tenaga kerja terampil di sektor kesehatan menjadi salah satu aspek yang dapat dikembangkan lebih lanjut dalam hubungan bilateral Indonesia dan Malaysia.

Ia menambahkan pembahasan dalam JCBC ke-17 tidak hanya mencakup isu ketenagakerjaan, tetapi juga berbagai agenda strategis lain yang bertujuan mempererat hubungan kedua negara.

Secara umum, kata Tok Mat, pertemuan tersebut berhasil mencapai berbagai kesepahaman yang membuka peluang untuk meningkatkan hubungan Indonesia dan Malaysia ke tingkat yang lebih tinggi.

“Secara umum, perbincangan kami pada JCBC ke-17 ini berhasil mencapai kesepahaman yang memberikan peluang untuk semakin memperkuat hubungan yang selama ini telah terjalin antara Malaysia dan Republik Indonesia,” pungkasnya.

(Fajar Nugraha)