Truk Sumbang 33,1 Persen Emisi PM2.5 di Jakarta

Ilustrasi truk. Foto: Metrotvnews.com/Yurike.

Truk Sumbang 33,1 Persen Emisi PM2.5 di Jakarta

Mohamad Farhan Zhuhri • 20 August 2026 16:44

Jakarta: Kendaraan diesel, terutama truk, menjadi sumber utama emisi PM2.5 dari sektor transportasi di DKI Jakarta. Studi Institut Teknologi Bandung (ITB) mencatat, kendaraan diesel menyumbang 33,1 persen.

Sedangkan kendaraan bensin menyumbang 26,2 persen polusi. Sehingga, total polusi yang disumbang sektor transportasi mencapai 59,3 persen.

Temuan itu menunjukkan pengendalian polusi dari sektor transportasi tidak cukup hanya dengan membatasi jumlah kendaraan, tetapi harus menyasar jenis kendaraan dan karakteristik emisinya. Guru Besar Teknik Lingkungan ITB Puji Lestari mengatakan data tersebut memperlihatkan perlunya kebijakan pengendalian emisi yang lebih spesifik berdasarkan sumber pencemar.

“Temuan ini menunjukkan bahwa persoalan kualitas udara Jabodetabek tidak dapat dilihat hanya dari satu jenis kendaraan atau satu sektor,” kata Puji dikutip dari Media Indonesia, Kamis, 20 Agustus 2026.

Menurut dia, kendaraan berat dan armada logistik perlu menjadi salah satu sasaran utama pengendalian emisi. Percepatan penggunaan kendaraan yang lebih bersih juga perlu berjalan bersamaan dengan penguatan transportasi publik.

Pihaknya merekomendasikan pemasangan diesel particulate filter (DPF) pada truk dan bus untuk menekan emisi partikulat. “Penggunaan bahan bakar berkualitas lebih baik dan peremajaan armada juga dinilai penting untuk menekan emisi kendaraan diesel,” ungkap Puji.

Ilustrasi polusi udara. Foto: Antara.

Temuan tersebut menjadi penting. Sebab, kendaraan berat tidak hanya beroperasi di satu wilayah. 

“Mobilitas truk dan kendaraan logistik yang melintasi Jakarta serta kota-kota penyangga membuat pengendalian emisi transportasi membutuhkan koordinasi lintas daerah,” ujar Puji.

(Anggi Tondi)