1 Polisi Meninggal 2 Hilang Saat Penggerebekan Narkoba di Katingan Kalteng

Lokasi kejadian terjadinya kericuhan antara terduga pelaku bandar narkoba dan anggota Polres Katingan. ANTARA/Dokumentasi Pribadi.

1 Polisi Meninggal 2 Hilang Saat Penggerebekan Narkoba di Katingan Kalteng

Whisnu Mardiansyah • 2 July 2026 21:22

Katingan: Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Katingan, Kalimantan Tengah, meninggal dan dua personel lainnya dilaporkan belum ditemukan saat operasi penggerebekan terhadap terduga bandar narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kamis dini hari, 2 Juli 2026.

Kapolres Katingan, AKBP Dodik Hartono, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan pihaknya saat ini masih fokus melakukan pencarian terhadap dua anggota yang belum ditemukan.

"Benar ada kejadian itu dan saat ini kami masih fokus melakukan pencarian terhadap dua anggota yang belum ditemukan," kata AKBP Dodik Hartono saat dikonfirmasi dari Palangka Raya, seperti dilansir Antara, Kamis, 2 Juli 2026.

 


Kronologi Kejadian

Operasi diawali dengan penggerebekan terhadap terduga pelaku tindak pidana narkotika. Dalam operasi tersebut, petugas menangkap salah seorang terduga pelaku. Namun situasi berubah ketika sejumlah anggota keluarga terduga pelaku diduga melakukan perlawanan terhadap petugas menggunakan senjata tajam saat proses penangkapan berlangsung.

"Pada saat salah satu pelaku sudah diamankan, tiba-tiba keluarga pelaku menyerang anggota menggunakan parang. Anggota di lapangan kemudian melakukan tindakan tegas dan terukur sehingga satu orang dari pihak keluarga terduga pelaku meninggal dunia," ucapnya.

Perlawanan tersebut kemudian memicu datangnya warga lain ke lokasi sehingga situasi menjadi tidak terkendali. Personel kepolisian yang bertugas berupaya mengamankan diri sekaligus mengendalikan keadaan.


Ilustrasi Medcom.id


Dalam insiden tersebut, Aipda Yudhi Perdana Putra gugur saat menjalankan tugas sebagai anggota Satresnarkoba Polres Katingan. Sementara dua personel lainnya hingga kini masih dalam pencarian dengan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dan aliran sungai.

"Saat ini kami masih memfokuskan seluruh upaya untuk menemukan dua anggota yang belum diketahui keberadaannya," ujarnya.

Dodik menambahkan kondisi keamanan di Desa Tumbang Kalemei saat ini telah berangsur kondusif. Aparat kepolisian terus melakukan pengamanan sekaligus mendalami rangkaian peristiwa yang terjadi saat operasi berlangsung.

"Saat ini situasi sudah kondusif. Keluarga pelaku sudah kabur dari lokasi. Sebanyak 50 personel dari Polda Kalimantan Tengah juga telah bergerak memberikan bantuan dan dukungan dalam penanganan peristiwa ini," kata Dodik.

(Whisnu M)