Wall Street Ditutup Menguat Tipis, Dow Jones Bertambah 20 Poin

Ilustrasi perdagangan saham di Wall Street. Foto: Xinhua/Wang Ying.

Wall Street Ditutup Menguat Tipis, Dow Jones Bertambah 20 Poin

Husen Miftahudin • 2 October 2026 08:14

New York: Bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street ditutup menguat tipis pada perdagangan Kamis waktu setempat. Penguatan terjadi setelah imbal hasil obligasi Treasury AS acuan turun dari level tertinggi dalam beberapa dekade. Namun, kenaikan indeks saham tertahan oleh lonjakan harga minyak mentah dan kinerja perusahaan yang beragam.
 
Mengutip Xinhua, Jumat, 2 Oktober 2026, Dow Jones Industrial Average naik 20,51 poin atau 0,04 persen menjadi 50.926,56. Sementara itu, indeks S&P 500 bertambah 14,91 poin atau 0,19 persen menjadi 7.666,45. Indeks Komposit Nasdaq yang didominasi saham teknologi juga menguat 10,53 poin atau 0,04 persen ke level 26.871,6.
 
Pergerakan sektor di S&P 500 cenderung beragam. Sebanyak enam dari 11 sektor utama ditutup di zona negatif. Sektor kesehatan menjadi pemberat utama setelah melemah 1,3 persen, disusul sektor komunikasi yang turun 1,19 persen.
 
Sebaliknya, sektor energi mencatat kenaikan paling tinggi dengan penguatan 1,92 persen. Sektor industri juga naik 1 persen.
 
Di pasar obligasi, imbal hasil Treasury AS 10 tahun sempat melonjak ke 5,34 persen atau mencapai level tertinggi dalam beberapa dekade. Namun, imbal hasil tersebut kemudian turun dan ditutup di sekitar 5,24 persen.
 
Imbal hasil Treasury AS bertenor 30 tahun juga sempat bergerak di dekat level tertinggi yang belum terlihat dalam 24 tahun sebelum melandai menjelang penutupan perdagangan. Pergerakan imbal hasil obligasi menjadi perhatian pelaku pasar karena turut memengaruhi biaya pinjaman dan valuasi aset berisiko, termasuk saham.
 



(Ilustrasi. Foto: iStock)
 

Pasar menanti arah kebijakan The Fed

 
Wakil Ketua Federal Reserve Philip Jefferson mengatakan pada Kamis, para pejabat bank sentral AS mungkin membutuhkan waktu lebih panjang sebelum memutuskan kenaikan suku bunga berikutnya.
 
Pelaku pasar memperkirakan peluang sekitar 28 persen untuk kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan Federal Reserve Oktober, berdasarkan CME FedWatch.
 
Dari sektor korporasi, saham Accenture melonjak hampir 16 persen dan menjadi salah satu penggerak utama S&P 500. Kenaikan tersebut terjadi setelah perusahaan melaporkan laba dan pendapatan kuartal IV tahun fiskal yang melampaui ekspektasi. Panduan pendapatan Accenture untuk tahun fiskal 2027 juga berada di atas perkiraan analis.
 
Saham produsen semikonduktor Micron Technology turut menguat lebih dari 3 persen setelah melaporkan kinerja kuartalan yang kuat. Pendapatan perusahaan tercatat hampir empat kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
 
Di sisi lain, perhatian terhadap pola pembiayaan industri kecerdasan buatan (AI) meningkat. Laporan Reuters menyebut Broadcom menyepakati pembiayaan hingga USD42 miliar kepada perusahaan rintisan AI Anthropic untuk mendukung kebutuhan infrastruktur. Anthropic diproyeksikan menjadi pelanggan komputasi terbesar Broadcom pada tahun depan.

(Husen Miftahudin)