Jenazah Korban Keempat Pesawat ATR 42-500 Diserahkan ke Tim DVI Polda Sulsel

Direktur Operasi Basarnas RI, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, saat menyerahkan korban keempat pesawat ATR 42-500 ke Tim DVI Polda Sulawesi Selatan, Kamis, 22 Januari 2026. MTVN/Muhammad Syawaluddin

Jenazah Korban Keempat Pesawat ATR 42-500 Diserahkan ke Tim DVI Polda Sulsel

Muhammad Syawaluddin • 23 January 2026 00:22

Makassar: Satu jenazah korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 berhasil dievakuasi. Korban tersebut telah tiba dan diserahkan ke Biddokkes Polda Sulawesi Selatan untuk diidentifikasi. 

"Tentang siapa (korban) itu kewenangan Biddokkes," kata Direktur Operasi Basarnas RI, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, 22 Januari 2026.

Jenazah korban keempat pesawat ATR 42-500 tersebut tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Korban dibawa menggunakan ambulans sekitar pukul 23.30 WITA.
 


Setibanya di rumah sakit, jenazah yang telah dibungkus dengan kantong mayat itu diturunkan dan langsung diserahkan ke Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Selatan. 

Korban pertama kali ditemukan di sekitar penemuan ekor pesawat ATR 42-500 dengan kedalaman jurang sekitar 350 meter dari Puncak Gunung Bulusaraung. "Jenazahnya utuh dan ditemukan di bawah ekor pesawat," jelas Yudhi. 


Proses evakuasi satu korban pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Kamis, 22 Januari 2026. Metrotvnews.com/Muhammad Syawaluddin


Terkait kelima jenazah yang sudah ditemukan, pihaknya mengungkapkan proses evakuasi masih berlangsung. Jika semuanya berjalan lancar, seluruh jenazah bisa dibawa ke Tim DVI Polda Sulawesi Selatan untuk identifikasi, Jumat, 23 Januari 2026.

"Satu jenazah malam ini, semoga siang besok bisa dibawa lima lainnya," ungkapnya. 

Sebagai informasi, hingga saat ini sudah ada empat korban yang diserahkan ke Tim DVI Polda Sulawesi Selatan. Mereka terdiri dari jenazah Florencia Lolita Wibisono, jenazah Deden Maulana, satu bagian tubuh, dan jenazah terakhir yang baru diterima hari ini

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)