Kakorlantas Polri Minta Tempatkan Polantas di Wilayah Rawan Kemacetan

Kakorlantas Polri Brigjen Pol. Aries Syahbudin. Foto: Istimewa.

Kakorlantas Polri Minta Tempatkan Polantas di Wilayah Rawan Kemacetan

Siti Yona Hukmana • 15 October 2026 21:54

Jakarta: Kakorlantas Polri Brigjen Pol. Aries Syahbudin meminta jajaran Dirlantas se-Indonesia menempatkan polisi lalu lintas (polantas) di wilayah rawan kemacetan. Dengan begitu, kehadiran polisi benar-benar terasa oleh masyarakat. 

"Tempatkan anggota pada waktu dan lokasi masyarakat membutuhkan. Penempatan personel harus menyesuaikan karakteristik wilayah dan jam sibuk," kata Aries dalam keterangan tertulis, Kamis, 15 Oktober 2026.

Arahan kepada para Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda jajaran ini disampaikan dalam ‘Commander Wish Kakorlantas Polri’ di Gedung NTMC Korlantas Polri, Jakarta. Aries menegaskan, pelaksanaan tugas kepolisian tidak cukup hanya diukur dari jumlah kegiatan yang dilaksanakan, namun dampak nyata yang dirasakan masyarakat.

“Kehadiran polisi bukan hanya hadir. Polisi memberi arti dari kehadiran itu,” ujar Brigjen Aries.

Aries tidak ingin menerima laporan telah melaksanakan pengaturan lalu lintas ribuan kali pada pagi hari. Menurut Aries, yang lebih penting memastikan kehadiran petugas benar-benar dibutuhkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ilustrasi polisi lalu lintas tengah mengatur jalan. Foto: Antara.

Aries menekankan slogan “Polisi Bersama Masyarakat” yang dicetuskan Kapolri Jenderal Polisi  Suyudi Ario Seto harus menjadi pedoman pelaksanaan tugas seluruh personel lalu lintas. Menurut Aries, penggunaan kata polisi menegaskan peran setiap individu anggota kepolisian, mulai dari pimpinan hingga personel di lapangan, harus membangun kedekatan dengan masyarakat.

Lebih lanjut, Aries mengingatkan agar penegakkan hukum dilaksanakan secara profesional dan berkeadilan. Personel diminta memahami kondisi masyarakat di wilayah tugas tanpa mengabaikan aturan dan aspek keselamatan.

Kemudian, Aries meminta jajaran Polantas meningkatkan respons terhadap laporan masyarakat melalui layanan 110. Penanganan laporan harus dilakukan secara cepat dan tepat, tanpa menghindari tanggung jawab pelayanan.

Arie menyebut peran polisi lalu lintas tidak hanya sebatas mengatur arus kendaraan, tetapi turut menjaga ruang aman bagi keberlangsungan pembangunan. Kelancaran dan keamanan lalu lintas, kata Aries, memiliki keterkaitan erat dengan distribusi berbagai kebutuhan masyarakat.

Untuk itu, jajaran lalu lintas perlu memastikan distribusi kebutuhan pokok, bahan pangan, material bangunan, hingga bahan bakar minyak (BBM) berjalan aman. Sebab, jalur lalu lintas menjadi bagian penting dalam mendukung pergerakan barang dan aktivitas perekonomian masyarakat.

“Lalu lintas itu ruang aman di bidang pembangunan, bagaimana menjaga alur distribusi baik sembako, upaya bahan pangan, bahan bangunan, BBM, itu aman. Ya, itu ruang aman yang memang banyak melalui jalan,” kata Brigjen Aries.

(Siti Yona Hukmana)