Jaksa Agung ST Burhanuddin hadiri upacara penutupan Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) Angkatan LXXXIII (83) Gelombang I Tahun 2026. Foto: Metrotvnews/Muhammad Iqbal Sidiq.
Jaksa Agung: Saya Tidak Butuh Jaksa Cerdas tapi Tak Berintegritas
Muhammad Iqbal Sidiq • 25 June 2026 16:52
Jakarta: Jaksa Agung ST Burhanuddin menekankan pentingnya integritas bagi seorang jaksa. Pesan itu disampaikan saat melantik jajaran jaksa baru dalam upacara penutupan Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) Angkatan LXXXIII (83) Gelombang I Tahun 2026.
“Saya tidak butuh jaksa yang pintar namun tidak bermoral, saya juga tidak butuh jaksa yang cerdas tapi tidak berintegritas,” tegas Jaksa Agung ST Burhanuddin di Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, Jakarta, Kamis, 25 Juni 2026.
Burhanuddin menyebut sumpah jabatan yang diucapkan para jaksa baru merupakan janji kepada Tuhan, negara, dan rakyat. Sebab kewenangan jaksa yang sangat besar dalam penegakan hukum.
Dia ingin lulusan yang telah digembleng selama empat bulan ini harus bertindak sebagai agen perubahan. Mereka diminta membawa idealisme tinggi dan berani mendobrak kebiasaan buruk.
“Para jaksa yang telah dilantik ini harus bersiap menghadapi regenerasi dan bertindak sebagai agen perubahan yang berani merubah kultur kerja koruptif, malas, dan feodal,” ucap Burhanuddin.

Pelantikan jaksa baru. Foto: Metrotvnews/Muhammad Iqbal Sidiq.
Ia mengingatkan para jaksa baru untuk senantiasa mengasah hati nurani agar tidak bersikap kaku. Profesionalisme seorang penegak hukum tidak boleh kalah pada asumsi ataupun tekanan opini publik.
Pembenahan ini diharapkan mampu melahirkan aparat penegak hukum yang tidak hanya unggul secara keilmuan. Tetapi juga kokoh secara moral dalam menjaga marwah institusi kejaksaan.
“Yang saya butuh adalah jaksa yang pintar, berintegritas, dan bermoral,” pungkas Burhanuddin.