Warga Sebut Jalan Ambles di Pulo Gadung Semakin Meluas

Jalan amblas di bantaran Kali Pulo Gadung, Jakarta Timur, Senin (6/7/2026). ANTARA/Siti Nurhaliza

Warga Sebut Jalan Ambles di Pulo Gadung Semakin Meluas

Achmad Zulfikar Fazli • 6 July 2026 22:47

Jakarta: Kondisi jalan ambles di bantaran Kali Pulo Gadung, Jakarta Timur, semakin meluas selama lima bulan sejak April 2026. Kondisi ini dikeluhkan masyarakat sekitar karena jalan yang ambles bergeser ke arah kali.

"Awalnya ambles hanya sedikit, namun setiap hari terus bergeser dan semakin melebar. Jalan ini sudah rusak selama lima bulan, tetapi belum ada penanganan," kata Ketua RT 11 RW 03 Pulo Gadung, Warjono, di Pulo Gadung, Jakarta Timur, dilansir dari Antara, Senin, 6 Juli 2026.

Warga khawatir kerusakan yang semakin parah dapat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, hingga menelan korban jiwa apabila tidak segera ditangani. Warjono menyebut ambles jalan yang awalnya terjadi di sebagian titik kini meluas hingga hampir sepanjang 100 meter.

Demi menghindari risiko kecelakaan, warga bersama pengurus lingkungan menutup akses jalan tersebut untuk kendaraan roda empat. Jalan tersebut hanya dapat dilalui sepeda motor dengan sistem bergantian karena lebar jalan tersisa sekitar satu meter.

"Ini berdampak pada lingkungan dan warga sekitar baik kendaraan roda empat maupun roda dua, pedagang UMKM, jadi mereka tidak bisa lewat sini, harus berputar karena ini jalan utama yang biasa dilewati setiap hari. Jadi untuk semua pengguna jalan biasanya lewat sini," jelas Warjono.
 



Jalan amblas di bantaran Kali Pulo Gadung, Jakarta Timur, Senin (6/7/2026). ANTARA/Siti Nurhaliza

Selain itu, jalan yang ambles merupakan salah satu jalur alternatif yang setiap hari digunakan masyarakat sebagai akses utama menuju permukiman maupun berbagai aktivitas ekonomi.

"Awalnya sedikit hanya segini aja, bergeser mungkin makin lama seperti ini," ucap Warjono.

Warjono mengatakan belum ada rumah warga yang mengalami pergeseran akibat kondisi tersebut. Namun, sejumlah fasilitas lingkungan mulai terdampak, beberapa saluran air mengalami retak, badan jalan terus ambles, dan tempat penampungan sampah rusak.

Warjono berharap pemerintah melalui instansi terkait segera melakukan perbaikan permanen terhadap Jalan Cinta sebelum kondisi semakin memburuk.

Sebelumnya, 
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, memerintahkan jajarannya segera menginventarisasi titik-titik infrastruktur yang berpotensi menimbulkan jalan ambles. Banyak infrastruktur bawah tanah yang berusia puluhan tahun dan berpotensi mengalami kerusakan seiring usia pemakaian.

“Nah makanya tadi saya baru tanya, sudah mulai belum diinventarisir titik-titik mana yang berpotensi terjadi. Karena kalau terjadi lagi, kita tahu segera,” ujar Rano dikutip dari Media Indonesia, Kamis, 4 Juni 2026.

(Achmad Zulfikar Fazli)