Ilustrasi. Foto: dok MI/Pius Erlangga.
Rupiah Ditutup ke Rp18.109 per USD
Ade Hapsari Lestarini • 13 July 2026 17:11
Jakarta: Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Senin sore, melemah 44 poin atau 0,24 persen menjadi Rp18.109 per USD dari sebelumnya Rp18.065 per USD.
Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi menyatakan pelemahan rupiah dipengaruhi AS dan Iran saling melancarkan serangan rudal dan drone.
"Teheran menargetkan fasilitas AS di negara-negara di seluruh Teluk pada Minggu, 12 Juli 2026 dan mengatakan mereka telah kembali menutup Selat Hormuz," ucap dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, dilansir Antara, Senin, 13 Juli 2026.
Konflik yang kembali terjadi ini menimbulkan keraguan lebih lanjut tentang masa depan perjanjian sementara AS-Iran yang ditandatangani bulan lalu yang bertujuan untuk membuka kembali Selat Hormuz tersebut dan mengakhiri perang setelah 60 hari negosiasi lebih lanjut.
.jpg)
Ilustrasi. Foto: dok MI.
Selat Hormuz kembali ditutup
Selat Hormuz yang kembali ditutup menghidupkan kembali kekhawatiran akan guncangan inflasi lainnya, memperkuat ekspektasi Federal Reserve mungkin harus mempertahankan suku bunga tinggi untuk waktu yang lebih lama.
"Risalah dari pertemuan Fed Juni yang dirilis pekan lalu telah menunjukkan beberapa pembuat kebijakan percaya ada alasan untuk menaikkan suku bunga, sementara para pejabat secara umum menyatakan kekhawatiran yang lebih besar atas tekanan inflasi bahkan ketika kekhawatiran tentang pasar tenaga kerja mereda," ungkap Ibrahim.
Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak melemah di level Rp18.131 per USD dari sebelumnya Rp18.069 per USD.