PP Semmi Serukan Demokrasi Damai dan Tolak Provokasi

PP Semmi mengajak masyarakat mengedepankan demokrasi damai. Foto: Istimewa.

PP Semmi Serukan Demokrasi Damai dan Tolak Provokasi

Gabriella Thesa Widiari • 25 August 2026 17:00

Jakarta: Pengurus Pusat Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia (PP Semmi) menyatakan sikap terkait kondisi demokrasi yang belakangan sedang berkembang belakangan ini. Mereka mendorong  seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas demokrasi di Indonesia.

Ketua Umum PP Semmi Zulhadi Ariza mengatakan, penyampaian pendapat dan iklim demokrasi tetap dilakukan secara santun, damai, serta mengedepankan ruang dialog.

"Mari kita buktikan bahwa kedewasaan berdemokrasi di Indonesia dijunjung tinggi melalui cara-cara yang konstitusional dan bermartabat," ujar Zulhadi, dikutip dari keterangan tertulis, Selasa, 25 Agustus 2026

Zulhadi menegaskan bahwa menyampaikan pendapat di muka umum merupakan hak setiap warga negara yang dijamin oleh undang-undang. Meski demikian, pelaksanaan hak tersebut harus tetap berjalan di dalam koridor hukum, menjaga ketertiban umum, dan menghormati etika moral bangsa.

Selain itu, PP Semmi secara tegas menolak segala bentuk provokasi maupun kegiatan penyampaian pendapat yang berpotensi melanggar hukum. Terlebih jika aksi penyampaian pendapat memicu perusakan fasilitas publik.

"Pengurus Pusat Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia menyatakan sikap tegas penolakan segala bentuk kegiatan penyampaian pendapat yang berpotensi melanggar ketentuan hukum, mengganggu aktivitas masyarakat luas, atau merusak fasilitas publik yang merupakan aset bersama bangsa," kata Zulhadi.

PP Semmi juga menyatakan penolakannya terhadap rencana aksi dari Aliansi Masyarakat Peduli Bangsa (AMPB) di Gedung DPR RI pada 27 Agustus mendatang. Menurut Zulhadi, suara AMPB tidak mewakili keresahan masyarakat, serta dinilai rentan memicu perpecahan.

"Menyeru AMPB dalam menyampaikan aspirasi hendaknya dilakukan penuh tanggung jawab moral dan etika terhadap demokrasi bangsa dan negara," kata Zulhadi.


PP Semmi mengajak masyarakat mengedepankan demokrasi damai. Foto: Istimewa.

Di tengah dinamika sosial yang terjadi, PP Semmi turut mengajak masyarakat mengalihkan energi positif untuk solidaritas kemanusiaan. Mereka menyerukan pentingnya gotong royong dan bantuan nyata bagi warga yang terdampak bencana alam di wilayah Sumatra, Kalimantan, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Mari kita bahu-membahu menyatukan kekuatan gotong royong dan mengulurkan bantuan nyata untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak agar lekas pulih dan bangkit kembali demi terwujudnya persatuan dan kesatuan bangsa," kata Zulhadi.

(Gabriella Thesa Widiari)