PBB Sebut Akses Air Bersih Warga Gaza Jauh di Bawah Standar Darurat

PBB menyebut lebih dari 1,3 juta warga Gaza hanya memiliki akses kurang dari 6 liter air per hari. (Anadolu Agency)

PBB Sebut Akses Air Bersih Warga Gaza Jauh di Bawah Standar Darurat

Willy Haryono • 12 August 2026 14:49

New York: Lebih dari 1,3 juta warga Palestina di Jalur Gaza, atau lebih dari separuh populasi, kini hanya memiliki akses kurang dari enam liter air per orang per hari, menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Angka tersebut jauh di bawah standar kebutuhan darurat sebesar 15 liter air per orang per hari. Sebagian besar penduduk Gaza juga masih tidak memiliki akses memadai terhadap layanan air bersih, sanitasi, dan kebersihan.

Wakil Juru Bicara PBB Farhan Haq mengatakan sekitar 700.000 warga lainnya hanya memiliki akses kurang dari sembilan liter air untuk kebutuhan rumah tangga per orang setiap hari.

"Sebanyak 700.000 orang lainnya hanya memiliki akses kurang dari 9 liter air untuk kebutuhan rumah tangga per orang per hari, sehingga menyulitkan mereka menjaga kebersihan, membersihkan rumah, dan memenuhi kebutuhan anak-anak," kata Haq, dilansir dari Hurriyet News Daily, Rabu, 12 Agustus 2026.

Keterbatasan tersebut membuat warga Gaza semakin kesulitan memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, terutama di tengah kondisi kemanusiaan yang masih memburuk.

Serangan terhadap Layanan Kesehatan Meningkat

Dalam keterangannya, Haq juga melaporkan berlanjutnya kekerasan yang dilakukan pemukim Israel di Tepi Barat yang diduduki.

Pada 9 Agustus, pemukim Israel mendirikan pos pemeriksaan di wilayah Nablus yang menyebabkan sejumlah keluarga Palestina, termasuk anak-anak, terputus dari layanan penting seperti layanan kesehatan darurat.

Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat sedikitnya 37 serangan terhadap layanan kesehatan di Gaza sepanjang Juli.

Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata sekitar 10 serangan per bulan yang tercatat pada awal tahun, berdasarkan data yang dikutip PBB.

Peningkatan serangan terhadap fasilitas dan layanan kesehatan semakin memperburuk kondisi masyarakat yang sudah menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih, sanitasi, dan kebutuhan dasar lainnya.

Di tengah situasi tersebut, PBB kembali menegaskan dukungannya terhadap solusi dua negara untuk menyelesaikan konflik Israel-Palestina.

PBB menilai Israel dan Palestina tidak memiliki pilihan lain selain menemukan cara untuk hidup berdampingan secara damai. (Razaqa Hariz)

Baca juga:  PBB Sebut Operasi Militer Israel di Gaza Terus Bahayakan Warga Sipil

(Willy Haryono)