Polda Banten dan Polda Lampung Siapkan Pengamanan Jalur Mudik Merak-Bakauheni

Polda Banten bersama Polda Lampung menggelar rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka persiapan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Metrotvnews.com/Hendrik S

Polda Banten dan Polda Lampung Siapkan Pengamanan Jalur Mudik Merak-Bakauheni

Hendrik Simorangkir • 27 February 2026 21:42

Tangerang: Polda Banten bersama Polda Lampung menggelar rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka persiapan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Kegiatan difokuskan pada penguatan koordinasi pengamanan jalur tol dan penyeberangan laut.

Kapolda Banten Irjen Hengki mengatakan, pertemuan ini membahas standar operasional prosedur (SOP) serta mekanisme manajemen lalu lintas orang dan barang selama periode mudik. Kesiapan sarana dan prasarana, kata Hengki, serta optimalisasi sumber daya manusia menjadi prioritas utama guna memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik Idulfitri.

"Kami memastikan kesiapan personel dan infrastruktur untuk mendukung pengamanan arus mudik dan balik agar berjalan aman dan lancar. Termasuk penguatan SOP dan manajemen lalu lintas kendaraan maupun penumpang," ujar Hengki di Tangerang, Jumat, 27 Februari 2026. 
 


Hengki menuturkan, pengamanan akan dimulai pada H-7 Lebaran melalui Operasi Ketupat 2026. Operasi ini melibatkan unsur Polri, TNI, SAR, BMKG, serta instansi terkait lainnya.

"Kami akan menggelar seluruh kekuatan secara terpadu, sebagai bentuk tanggung jawab dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran 2026," kata Hengki. 


Polda Banten bersama Polda Lampung menggelar rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka persiapan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Metrotvnews.com/Hendrik S


Sementara itu, Kapolda Lampung Irjen Helfi Assegaf menjelaskan, rapat koordinasi ini menjadi forum strategis untuk melakukan sinkronisasi data, serta evaluasi pelaksanaan pengamanan mudik tahun sebelumnya sebagai bahan penyempurnaan rencana tahun ini. 

"Ini pentingnya integrasi pelayanan, khususnya bagi masyarakat pengguna transportasi kapal laut dari Merak menuju Bakauheni maupun sebaliknya, agar seluruh proses berjalan terkoordinasi dengan baik," jelas Helfi.

Helfi menambahkan, skema tersebut disiapkan sebagai langkah antisipatif guna mengurai potensi kepadatan kendaraan. Khususnya pada arus mudik dan arus balik Lebaran

"Strategi delay system kami siapkan sebagai langkah pengendalian arus lalu lintas. Namun, penerapannya bersifat situasional, menyesuaikan dengan volume kendaraan di lapangan. Apabila kepadatan masih dalam batas wajar, maka optimalisasi kantong parkir di sekitar pelabuhan akan menjadi prioritas," ungkap Helfi. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)