Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni. Foto: Dok. Fraksi NasDem.
Dukung Arahan Prabowo, Sahroni: TNI-Polri Hanya Boleh Loyal kepada Presiden dan Bangsa
Anggi Tondi Martaon • 22 July 2026 18:46
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto mengingatkan kepada perwira muda TNI-Polri memperkuat profesionalisme dan tidak boleh ada loyalitas korps yang mengalahkan kepentingan bangsa. Pesan Kepala Negara yang disampaikan dalam Upacara Prastya Perwira (Praspa) di Istana Merdeka itu didukung.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni pun menyebut bahwa arahan Presiden Prabowo tersebut penting. Menurut dia, hal itu untuk memastikan seluruh institusi pertahanan dan keamanan tetap berjalan dalam satu komando demi kepentingan bangsa.
“Kami di Komisi III menegaskan bahwa kami setuju dan sejalan dengan instruksi presiden bahwa baik tentara maupun polisi itu tidak boleh memiliki loyalitas sempit dalam korps, kata Sahroni melalui keterangan tertulis, Rabu, 22 Juli 2026.
Keduanya harus loyal dan tunduk pada presiden, yang jelas dalam undang-undang sebagai pemimpin tertinggi TNI dan Polri,” ungkap Sahroni
Sahroni menegaskan bahwa loyalitas kepada Presiden juga menjadi kunci untuk mencegah munculnya ego sektoral maupun gesekan antarlembaga. Tidak boleh ada gerakan di luar komando dan instruksi Presiden, apalagi yang bertentangan dengan visi misi presiden.
.jpeg)
Presiden Prabowo Subianto menyematkan tanda pangkat kepada keempat peraih Adhi Makayasa dalam Upacara Prasetya Perwira TNI dan Polri Tahun 2026. Foto: Metro TV.
Sebagai mitra Komisi III, Sahroni mengimbau supaya seluruh anggota Polri agar mengenyampingkan loyalitas sempit korps dan ego sektoral. Ini penting untuk menghindari potensi gesekan-gesekan yang bisa terjadi antar lembaga jikalau loyalitas dan komandonya di luar presiden dan tidak satu komando, ujar Sahroni.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meminta TNI dan Polri terus memperkuat profesionalisme. RI 1 juga menegaskan tidak boleh ada loyalitas korps yang mengalahkan kepentingan bangsa.
Prabowo juga mengingatkan para perwira agar menjaga integritas. Para perwira diminta tidak menyalahgunakan jabatan.