Bisa Diberikan Sejak Dini, Pendidikan Seksual Terkendala Metode Pengajaran

National Director Wahana Visi Indonesia (WVI), Angelina Theodora. Foto: Metrotvnews.com/Marup

Bisa Diberikan Sejak Dini, Pendidikan Seksual Terkendala Metode Pengajaran

Muhamad Marup • 21 July 2026 22:05

Jakarta: Pendidikan seksual penting dan bisa diberikan sejak dini. Hanya saja, pengajarannya masih mengalami kendala, salah satunya pihak yang memberikan pengajaran tersebut.

"Jadi orang-orang yang tepat ya, yang memang sudah mendapatkan, sudah dibekali gitu dengan (pendidikan seksual) ini," ujar National Director Wahana Visi Indonesia (WVI), Angelina Theodora, kepada Metrotvnews.com, Selasa, 21 Juli 2026.

Angelina menerangkan, pengajaran pendidikan seksual harus menyesuaikan dengan usia anak. Dengan demikian, pengajaran tidak hanya di sekolah, tapi juga di rumah.

"Sebenarnya kalau pendidikan seksual itu bisa diberikan sejak anak masih kecil, tapi kan tentu dengan cara-cara yang berbeda," jelasnya.

Polisi Buru Pelaku Bertopi yang Rudapaksa Disabilitas di Jagakarsa

Ilustrasi. Foto: Dok. Medcom.id.

Ia menilai, pemerintah telah menyediakan beragam modul pendidikan seksual bagi anak. Dari sana, pihaknya mengambil peran agar pendidikan seksual bisa diberikan dengan optimal.

"Jadi bagaimana pengemasannya saja atau melatih guru dan orang tua untuk bisa mengajarkan kepada anaknya," katanya.

Penyebab Perkawinan Anak

Angelina menyatakan, salah satu masalah yang timbul dari belum optimalnya pendidikan seksual yaitu maraknya perkawinan anak. Hal tersebut semakin memperkeruh dimensi penyebab perkawinan anak. Anak yang mendapat pendidikan seksual bisa membekali diri dengan bahaya kekerasan seksual. Dengan demikian, anak bisa menolak jika ada perilaku yang membahayakan dirinya, termasuk pernikahan anak.

"Jadi mereka sudah tahu apa yang jadi hak anak, apa kekerasan seksual itu  karena pernikahan anak itu termasuk bentuk kekerasan kepada anak," ucapnya.

(Muhamad Marup)