Presiden Prabowo Subianto. Foto: Dok. BPMI Sekretariat Presiden.
Prabowo: Lebih Hormat Tukang Becak Daripada Pintar Tapi Korupsi
Kautsar Widya Prabowo • 12 January 2026 15:20
Banjarbaru: Presiden Prabowo Subianto menegaskan rasa hormatnya yang lebih tinggi kepada masyarakat kelas bawah yang bekerja keras secara halal dibandingkan dengan oknum berpendidikan tinggi namun melakukan korupsi. Hal ini disampaikan Presiden untuk membakar semangat para siswa Sekolah Rakyat agar tidak berkecil hati dengan latar belakang ekonomi keluarga mereka.
"Saya lebih hormat sama pemulung, saya lebih hormat dengan tukang becak yang kerja dengan keringat daripada mereka yang pintar-pintar tapi mencuri uang rakyat, saya lebih hormat," tegas Prabowo saat meresmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin, 12 Januari 2026.
Prabowo berpesan kepada ribuan siswa yang hadir agar senantiasa menghormati orang tua meski berasal dari keluarga tidak mampu. Menurutnya, keringat orang tua yang bekerja sebagai buruh kasar adalah bentuk kemuliaan demi menjamin masa depan generasi penerus.
"Mereka mulia, mereka kerja keras, halal bekerja dengan keringat untuk masa depanmu, jangan pernah kecil hati," ujar Kepala Negara.

Lebih lanjut, Presiden mengakui bahwa keterbatasan ekonomi yang dialami masyarakat saat ini bukanlah kesalahan individu atau orang tua siswa, melainkan tanggung jawab negara yang belum sepenuhnya maksimal. Ia berjanji akan terus berjuang memastikan kekayaan alam Indonesia dapat dinikmati oleh seluruh lapisan rakyat tanpa terkecuali.
"Kalau dia belum mampu, bukan salah dia, bukan salah orang tuamu, memang negara kita belum mampu memberi terbaik untuk semua rakyat. Tapi kita akan berjuang keras supaya semua kekayaan negara akan dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia," pungkas Prabowo.