Kerusakan Trafo di Kantor Walkot Jaksel Dibahas di DPRD DKI

Ilustrasi - Kantor Wali Kota Jakarta Selatan di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. ANTARA/Luthfia Miranda Putri.

Kerusakan Trafo di Kantor Walkot Jaksel Dibahas di DPRD DKI

Siti Yona Hukmana • 23 April 2026 09:32

Jakarta: Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar mengatakan Komisi A DPRD DKI Jakarta tengah membahas kerusakan trafo di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan (Jaksel). Trafo itu sempat meledak dan menyebabkan kebakaran pada 28 Desember 2025. Kebakaran diduga terjadi akibat faktor usia peralatan, serta gangguan sistem kelistrikan. 

"Ini lagi dibahas di Komisi A. Kalau mau di pembahasan selesai, ya, sudah kita lakukan secepat mungkin," kata Anwar saat dikonfirmasi di Jakarta, dilansir Antara, Kamis, 23 April 2026.

Dia mengatakan kebakaran trafo itu terjadi karena musibah atau di luar kendali manusia (force majeure). Akibat kebakaran itu, sampai saat ini aparatur sipil negara (ASN) maupun pegawai setempat masih merasakan kepanasan karena mempengaruhi pendingin ruangan.

Kebakaran itu, kata Anwar, disebabkan trafo yang sudah tidak dapat dioperasikan. Sehingga, berdampak pada lumpuhnya pendingin ruangan (AC) di gedung dengan 17 lantai tersebut.

Ilustrasi kebakaran. Foto- Dok. Metrotvnews.com

Trafo itu pun diharapkan dapat segera diperbaiki atau diganti, serta dilengkapi dengan perangkat pendukung lain, di antaranya panel dan sistem kelistrikan khusus. Anwar mengaku masih terus mengusahakan agar perbaikan trafo dilakukan secepatnya, agar tidak mengganggu kenyamanan para pegawai dalam bekerja.

"Makanya, saya berharap bisa pengadaan tahun ini secepat mungkin," ujar Anwar.

Selain itu, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan mempertimbangkan pergeseran anggaran untuk perbaikan sistem kelistrikan di Gedung Blok A Kantor Wali Kota Jakarta Selatan akibat kebakaran tersebut.

Sebelumnya, 28 personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan memadamkan kebakaran yang terjadi di ruang genset trafo di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan pada 28 Desember 2025. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Siti Yona Hukmana)