Sawah di Kudus terendam banjir. Metrotvnews.com/ istimewa
2.000 Hektare Sawah di Kudus Terancam Puso Akibat Tergenang Banjir
Rhobi Shani • 22 January 2026 16:45
Kudus: Lebih dari 2.000 hektare sawah di lima kecamatan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah terancam puso akibat genangan banjir yang melanda akhir-akhir ini. Kecamatan Undaan dan Jekulo menjadi wilayah yang paling terdampak, dengan sekitar 400 hektare sawah tergenang air.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kudus Didik Tri Prasetyo telah melakukan inventarisasi terhadap lahan persawahan yang terdampak banjir. Namun, data tersebut masih bersifat dinamis karena genangan di sejumlah desa mulai surut.
"Saat ini tengah melakukan inventarisis lahan sawah puso maupun tidak puso," ungkap Didik, Kamis, 22 Januari 2026.
Ia menjelaskan, tidak semua sawah yang terendam banjir otomatis mengalami puso atau gagal panen. Kondisi puso baru dapat dipastikan setelah sawah terendam selama beberapa hari.
Berbagai upaya pun dilakukan petani untuk mengatasi genangan, seperti penyedotan air. Bahkan, sejumlah lahan yang sempat terendam dilaporkan tidak mengalami puso, di antaranya sawah di Desa Klaling, Kecamatan Jekulo, serta Desa Pladen dan Hadiwarno.

Ilustrasi petani. Foto: MI.
Dispertan Kudus akan mengajukan permohonan bibit bagi para petani yang sawahnya mengalami gagal panen. Bantuan tersebut diprioritaskan agar petani dapat segera kembali menanam.
"Setelah inventarisir selesai, maka diajukan permohonan bibit ke pemerintah pusat melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jateng," kata Didik.
Selain itu, Dispertan Kudus juga menyalurkan bantuan insektisida dari pemerintah pusat kepada petani pada Jumat, 23 Januari 2026. Bantuan ini diberikan untuk mengantisipasi munculnya gulma yang berpotensi menjadi sarang hama tikus.
"Besok pagi kita bagikan bantuan insektisida bagi para petani," ungkap Didik.