14 October 2026 13:00
Sebanyak 386 rumah terdampak akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Dari 386 rumah tersebut, sebanyak 245 rumah hangus terbakar, sementara rumah yang tidak terdampak langsung tercatat sekitar 137 rumah.
"Di lokasi, update terkini bahwa jumlah rumah yang terdampak hangus terbakar itu sebanyak 245 dari 330 KK, sementara untuk rumah yang tidak terdampak langsung sebanyak 137 rumah, sehingga total ada 386 rumah yang terdampak kebakaran hebat pada Sabtu lalu," ujar Kontributor Metro TV, Rendy Ferdiansyah, dikutip dari tayangan Metro Siang Metro TV, Rabu, 14 Oktober 2026.
Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan menetapkan status darurat bencana kebakaran mulai dari 11 hingga 17 Oktober 2026. Pasalnya, karhutla tidak hanya menghanguskan ratusan rumah, tetapi juga menyisakan asap yang masih menyelimuti lokasi hingga hari kelima pascakejadian.
Lebih lanjut, Rendy menyebut di hari kelima pascakebakaran, kabut asap tebal masih menyelimuti lokasi dengan jarak pandang hanya sekitar 50 meter.
"Di hari kelima ini juga kabut asap masih menyelimuti lokasi cukup tebal dengan jarak pandang sekitar 50 meter ke depan," kata Rendy.
Pekatnya kabut asap yang menyelimuti lokasi kejadian berasal dari lahan gambut yang masih terus terbakar dan mengeluarkan asap.