KH Miftachul Akhyar Kembali Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU

31 August 2026 10:09

Sidang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) secara resmi menetapkan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais 'Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026-2031. Sidang berlangsung  di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras, Jombang, Jawa Timur.

Perwakilan jajaran Ahlul Halli wal 'Aqdi (AHWA), KH Anwar Iskandar menyebut pemilihan Rais 'Aam oleh AHWA berdasarkan musyawarah mufakat. Anwar menegaskan jika mekanisme yang dipakai dalam musyawarah AHWA adalah musyawarah mufakat yang sesuai dengan perintah Al-Qur'an serta sila keempat Pancasila, yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. 

Pemilihan Rais 'Aam PBNU dipilih melalui musyawarah mufakat sembilan ulama AHWA

"Tadi kami bersembilan rapat bersama di dalam Mbah Kiai Wahab Chasbullah. Di dalam yang ditempati oleh Kiai Haji Wahab Chasbullah. Rapat dibuka oleh Al-Mukarrom Kiai Ahmad, Kiai Nurul Huda Jazuli dan dipimpin oleh mantan Rais 'Aam Kiai Miftachul Akhyar," ujar Anwar, dikutip dari tayangan Breaking News Metro TV pada Senin, 31 Agustus 2026. 

Berita acara penetapan tersebut disepakati dan ditandatangani secara utuh oleh seluruh ulama anggota AHWA, yaitu KH Nurul Huda Jazuli, TGK KH Nuruzzahri Yahya (Waled Nu), KH Baharuddin HS, KH Miftachul Akhyar, KH Afifuddin Muhajir, KH Anwar Iskandar, KH Abun Bunyamin, KH Anwar Manshur, dan Prof. KH Said Aqil Siroj.

Sebagai informasi, KH Haji Miftachul Akhyar merupakan Rais 'Aam terdahulu yang kembali terpilih untuk masa khidmat 2026-2031. Kiai Haji Haji Miftachul Akhyar dipilih berdasarkan mekanisme musyawarah mufakat yang diseleggarakan di Gedung Serba Guna Kiai Haji Wahab Chasbullah, Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Jawa Timur. 

Sebagai Rais 'Aam yang kembali terpilih, pimpinan AHWA berpesan agar Rais 'Aam yang baru dapat merancang program kerja Nahdlatul Ulama (NU) untuk jangka menengah hingga jangka panjang. 

Di samping itu, Muktamar ke-35 merupakan Muktamar pertama NU di abad kedua dan NU berkomitmen untuk mengakomodir bidang pendidikan, generasi muda, perkembangan teknologi, ekonomi keumatan sebagai dasar untuk merumuskan rancangan kerja di masa khidman 2026-2031.  

(Lutfia Azzahra)

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X