Rupiah Tembus Rp17.500/USD, Purbaya Siapkan Intervensi di Bond Market

13 May 2026 21:43

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyiapkan intervensi di pasar obligasi (bond market) sebagai respons atas pelemahan nilai tukar rupiah yang telah menembus level Rp17.500 per dolar Amerika Serikat (USD). 

"Kita bisa akan mulai membantu besok mungkin dengan masuk ke bond market," ujar Purbaya dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Rabu 13 Mei 2026. 

Hal tersebut ia sampaikan usai melantik pejabat Direktorat Jenderal Pajak pada Selasa 12 Mei 2026, Purbaya menyatakan pihaknya akan mengaktifkan instrumen seperti Bond Stabilization Fund (BSF) agar imbal hasil (yield) tidak terlalu tinggi. 

"Gunakan Bond Stabilization Fund kan, tapi belum fund semuanya kita aktifkan di instrumen yang kita punya di sini. Besok mulai jalan," ucap Purbaya. 


Meski Rupiah terdepresiasi sebesar 0,56 persen pada perdagangan Selasa pagi, Menkeu meyakini keuangan negara tetap aman karena  pemerintah telah menghitung simulasi efek kenaikan harga minyak dan pelemahan Rupiah ke dalam APBN hingga akhir tahun. 

Purbaya tetap menyerahkan solusi penanganan utama nilai tukar kepada Bank Indonesia sebagai pengampu tugas stabilitas moneter. Kemenkeu hanya akan membantu secara bertahap melalui pasar Surat Berharga Negara (SBN) mulai 13 Mei 2026.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)