Trump Kantongi Nama Calon Pemimpin The Fed yang Baru

21 January 2026 16:26

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan telah menentukan pilihan untuk posisi Gubernur The Federal Reserve (The Fed) yang baru. Hal ini mempertegas konfrontasi terbuka antara Gedung Putih dengan Ketua Dewan Gubernur The Fed saat ini, Jerome Powell.

Hubungan antara Trump dengan Powell kian memanas setelah Trump mengaku sudah memiliki nama pengganti. Trump bahkan secara terbuka mengeluhkan adanya pihak-pihak yang menahannya untuk memecat Powell.

"Ya, saya sudah tahu siapa yang saya inginkan untuk memimpin The Fed," ujar Trump, dalam program Zona Bisnis Metro TV, Rabu, 21 Januari 2026.

"Saya kaan mengumumkannya suatu saat nanti, tapi saya sudah tahu, saya tahu siapa yang saya inginkan," kata Trump.
 



Menanggapi hal tersebut, Powell mengumumkan pemerintahan Trump telah melayangkan subpoena (surat panggilan sidang) terkait penyelidikan kriminal kepada The Fed. Powell menyebut hal ini sebagai ancaman dakwaan kriminal yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap pemimpin bank sentral. 

Powell, yang diangkat sendiri oleh Trump pada 2018, kini memilih untuk melakukan konfrontasi publik. Dalam pernyataan videonya, Powell mengecam subpoena tersebut hanyalah alasan bagi Trump untuk memaksa The Fed memangkas suku bunga secara tajam. 

Sejauh ini The Fed menurunkan suku bunga sebanyak tiga kali pada akhir 2025 hingga ke level 3,6 persen.  Namun Trump terus menekankan agar suku bunga turun hingga ke level satu persen. Posisi Trump ini sangat ekstrem dan hanya mendapat sedikit dukungan dari para ekonom.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)