16 April 2026 18:12
Jakarta: Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mempertanyakan isu akan ada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dalam waktu tiga bulan mendatang. Masyarakat diminta tidak terpengaruh terhadap isu tersebut.
Isu PHK tersebut diungkapkan oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Partai Buruh Said Iqbal. Menurutnya, ada 10 perusahaan yang memberikan sinyal akan melakukan PHK.
Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker, Indah Anggoro Putri, mengajak masyarakat untuk tidak perlu khawatir. Sebab, pemerintah telah bijaksana dalam menjaga daya beli dan juga di tengah ketidakpastian ekonomi imbas dari perang di Timur Tengah.
"Alhamdulillah baik-baik saja. InsyaAllah baik-baik saja. Kebijakannya kan juga oke. Artinya, ya tidak usah terlalu dikhawatirkan," kata Indah, dalam program Metro Siang Metro TV, Kamis, 16 April 2026.
Dia juga memastikan Menaker Yassierli telah menyusun berbagai langkah mitigasi. Beberapa di antaranya melalui dialog dengan mitra dan membuka kanal pengaduan.
Pada kesempatan sebelumnya, Yassierli memastikan kesempatan kerja di Indonesia tetap terbuka di tengah tantangan global. Sejumlah langkah disiapkan pemerintah merespons tantangan tersebut.