Tekan Polusi dan Abu Vulkanik, Pemkot Jaksel Pasang Water Mist

10 September 2026 10:32

Jakarta: Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan memasang water mist sejak Senin, 7 September 2026, tepatnya di Gedung Utama Blok A.

Kepala Seksi Komunikasi dan Informasi Publik Sudin Kominfotik Jakarta Selatan, Erwin Lobo, mengatakan bahwa langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi menghadapi musim kemarau panjang sekaligus upaya meredam polusi udara, termasuk menekan sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

“Ini sebenarnya untuk menangkap partikel-partikel polutan. Ditangkap oleh uap air ini secara ilmiahnya, jadi debu-debu yang super kecil 2,5 PM itu ditangkap dengan sehingga enggak bertebaran lagi. Kayak gitu kurang lebih,” kata Lobo saat ditemui tim Metrotvnews.com di lokasi pada Rabu, 9 September 2026.

Diketahui mesin water mist menggunakan toren berukuran 300 liter sebagai penampung sementara. Namun, air di dalamnya tidak hanya diisi sekali, melainkan terus diisi ulang selama proses penyemprotan berlangsung.

“Jadi airnya tuh bukan satu tangki terus enggak diisi lagi. Enggak. Ketika disemprot, nah ini diisi lagi. Terus diisi, jadi berkesinambungan gitu. Setelah 2 jam akan berhenti. Namun selama operasional mesin, maka itu akan tetap dimasukin air ke tempat penampungannya, ke torennya,” ujar Lobo.

Dengan sistem pengisian berkelanjutan tersebut, Lobo menyebut total air yang digunakan dalam satu sesi operasional yang berlangsung selama dua jam dapat mencapai sekitar 2.500 liter. Berdasarkan pantauan, hujan kecil yang dihasilkan water mist dari lantai 17 tersebut terasa hingga ke halaman gedung. Sejumlah warga maupun pengunjung yang melintas mengaku merasakan sensasi sejuk dari uap air tersebut.

“Kirain gerimis, nyari nyari liat ke atas. Baru tau juga ada water mist,” ujar salah seorang warga yang melintas di halaman gedung. Petugas keamanan yang berjaga di pos satpam juga merasakan hal serupa. Syaifullah bersama dua petugas lainnya mengakui semenjak dipasangi water mist, hawa di sekitar kawasan gedung menjadi lebih sejuk.

Walaupun demikian, masih terdapat warga maupun pengunjung yang tidak mengetahui adanya pengoperasian water mist tersebut. Bahkan, beberapa di antaranya mengaku mereka belum merasakan sensasi sejuk dari uap air yang disemprotkan.

Adapun, petugas penyemprotan, Sunardi, memberi keterangan mengenai jadwal operasi water mist yang dibagi ke dalam tiga sesi setiap hari. Sesi tersebut tersebar pada pukul 09.00-11.00 WIB, 13.00-15.00 WIB, dan 17.00-19.00 WIB.

Kominfotik mengatakan penyemprotan water mist akan terus massif dilakukan setiap hari sampai ada instruksi lanjutan apabila telah dirasa cukup. (Arini Noviawati Gunawan)

(Wijokongko)


Close Ads X
Close Ads X