15 April 2026 19:14
Jakarta: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memblokade Selat Hormuz pascaperundingan antara AS dan Iran berakhir buntu di Pakistan. Tiongkok mengecam keras tindakan gegabah ini, karena dipandang bertentangan dengan kepentingan global dan justru memperburuk krisis energi yang terjadi.
Penerapan blokade Selat Hormuz serta sejumlah pelabuhan Iran menunjukkan bentuk tekanan maksimal yang dilakukan Trump terhadap Iran. Kondisi ini memicu kekhawatiran akan meluasnya eskalasi konflik ke tingkat yang lebih besar, termasuk kemungkinan keterlibatan Tiongkok dalam ketegangan tersebut.
Mengingat ketergantungan Tiongkok terhadap pasokan minyak dari kawasan Teluk cukup tinggi, sehingga setiap gangguan di Selat Hormuz menjadi ancaman langsung bagi kepentingan energinya.
| Baca Juga: Sejumlah Kapal Tembus Blokade AS di Selat Hormuz, Sebagian Berbalik Arah |