Suami Siri Bunuh Istri dan Anak Tiri, Apa Motifnya?

29 October 2026 09:36

Jakarta: Kasus dugaan pembunuhan ibu dan anak di Kota Madiun, Jawa Timur mengungkap sejumlah fakta yang masih didalami penyidik. Seorang perempuan berusia 30 tahun dan anak laki-lakinya yang baru berusia 4 tahun diduga menjadi korban pembunuhan yang melibatkan suami siri. Polisi telah menangkap pelaku yang merupakan suami siri korban dan kini terus mendalami kronologi, dugaan motif, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Kronologi kejadian


Kronologi kasus ini bermula pada 19 September 2026, di mana awalnya DH dan anaknya menginap di sebuah hotel di Kota Madiun, untuk merayakan ulang tahun AGF, anak dari DH. Pada 20 September alias keesokan harinya, DH diduga dibunuh di hotel.

Sementara AGF dibunuh di lokasi berbeda karena berdasarkan informasi, korban sempat melihat bagaimana pelaku membunuh istri sirinya, sehingga kemudian dibawa ke tempat lain.  Kemudian pada 23 September, jasad atau jenazah korban diduga dibakar di pekarangan rumah di Jalan Kunir, alias di rumah istri sahnya.

Kasus dugaan pembunuhan ibu dan anak di Madiun ini, bermula dari perselisihan yang dipicu dugaan kecemburuan yang terjadi.

Pada tanggal 5 Oktober, keluarga sempat melaporkan kehilangan Dini dan  anaknya ke Polres Madiun Kota. Beberapa hari berselang, tepatnya 25 Oktober, DBM atau Dwi Bagus Martono ditangkap di Kabupaten Jombang. 

Olah TKP


Keesokan harinya 26 Oktober, polisi langsung melakukan olah TKP di tiga lokasi berbeda, bermulai dari hotel sampai dengan rumah tempat Dwi Bagus Martono ini melakukan pembakaran sampai penggilingan terhadap jasad korban. Kemudian tersangka DBM ini ditangkap di Kabupaten Jombang.

Jejak kasus pembunuhan


Terkait kasus pembunuhan ini, polisi menelusuri tiga lokasi. Yang pertama mulai dari Hotel Mataram Baru, ya diduga menjadi lokasi pembunuhan. Kemudian Gang Tentrem Jalan Doho, yang menjadi lokasi pembunuhan AGF. Sementara Jalan Kunir diduga menjadi tempat pembakaran jasad kedua korban. 

Kemudian mesin penggilingan yang dibeli tersangka dijual supaya ada indikasi tidak ada upaya yang bisa diendus oleh pihak kepolisian. Tersangka juga berencana membuang sisa jasad korban ke laut. 


Dugaan motif pembunuhan


Sementara dugaan motif pembunuhan diduga karena persoalan rumah tangga dan dugaan kecemburuan. Polisi juga mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Sumber: Redaksi Metro TV

(Wijokongko)


Close Ads X
Close Ads X