16 October 2026 16:08
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono menyebut investasi berupa Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) senilai sekitar Rp6 triliun masuk ke IKN. Investasi tersebut digunakan untuk terus mendorong percepatan pembangunan hunian dan fasilitas pendukung di IKN.
Salah satu proyek utama dari investasi tersebut adalah pembangunan delapan menara rumah susun Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak 288 unit hunian dengan luas masing-masing sekitar 190 m. Selain itu, Otorita IKN juga menandatangani kerja sama pembangunan 109 rumah tapak ASN. Proyek rumah tapak ini ditargetkan selesai pada triwulan ke-4 di tahun 2028.
"Ini ada dua KPBU sekitar Rp6 triliun ya jika ditotal. Masing-masing senilai Rp2,8 triliun dan Rp2,6 triliun. Dari Investasi tersebut, akan dibangun delapan tower rusun dan 109 rumah tapak ASN," ujar Basuki, dikutip dari tayangan Zona Bisnis Metro TV, Jumat, 16 Oktober 2026.
Selain hunian ASN, investasi swasta juga masuk ke sejumlah sektor penunjang IKN. Misalnya, fasilitas pendukung kehidupan perkotaan. Investasi tersebut akan digunakan untuk membangun kawasan komersial, pangan, kuliner, olahraga, dan mebel.
Berikut rincian proyek investasi yang disampaikan OIKN:
1. PT Berdikari (Persero)
Perusahaan merencanakan pengembangan usaha ayam terintegrasi dengan nilai investasi Rp177 miliar dan kapasitas sekitar 140 ribu ekor.