Prabowo Perintahkan Bahlil Cabut IUP Tambang Tak Jelas Selama 1 Minggu

9 April 2026 12:18

Presiden Prabowo Subianto menegaskan sikap keras terhadap praktik pertambangan yang tidak memiliki kejelasan izin. Ia bahkan mengancam akan mencabut seluruh Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang dinilai bermasalah.

Dalam rapat kerja pemerintah di Istana Negara, Rabu, 8 April 2026, Prabowo secara langsung memerintahkan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk segera mengevaluasi seluruh aktivitas tambang yang tidak jelas status perizinannya.

“Kalau nggak jelas, cabut semua itu IUP-nya,” tegas Prabowo, seperti dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Kamis, 9 April 2026.

 

Prabowo menargetkan Bahlil untuk bisa menuntaskannya dalam kurun waktu selama satu minggu. Dia tidak menerima usulan tenggat waktu yang diajukan Bahlil selama dua minggu.

“Dua minggu? Enak saja. Satu minggu!” tandasnya.


Langkah ini dinilai sebagai upaya pemerintah untuk mempercepat penataan sektor tambang, sekaligus menekan potensi kerugian negara akibat praktik ilegal.

Dengan ancaman pencabutan IUP, pemerintah memberi sinyal kuat bahwa tidak akan ada toleransi bagi aktivitas tambang yang “abu-abu” secara hukum.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)