Super Langka, ini Deretan Uang Rupiah Khusus yang Pernah Diterbitkan BI

Wijokongko • 24 October 2026 14:50

Jakarta: Selain uang pecahan Rp75.000 yang diterbitkan untuk memperingati 75 tahun kemerdekaan Indonesia, Bank Indonesia (BI) juga pernah menerbitkan berbagai uang rupiah khusus untuk koleksi atau numismatika. Uang-uang ini memiliki desain, bahan, dan nominal yang berbeda dari uang yang digunakan untuk transaksi sehari-hari.


Berikut deretan uang rupiah khusus yang pernah diterbitkan BI: 


1. Seri 25 Tahun Kemerdekaan RI (1970)


Seri ini menjadi uang rupiah khusus pertama yang diterbitkan BI. Terdapat sembilan jenis uang logam dengan pecahan mulai dari Rp200 hingga Rp25.000. Uang tersebut dibuat menggunakan bahan perak, kuningan, dan emas, dengan desain yang menampilkan burung cenderawasih, penari wayang, ukiran Garuda Bali, hingga Jenderal Sudirman.

2. Seri Cagar Alam (1974 dan 1987)


Seri Cagar Alam menampilkan kekayaan satwa Indonesia melalui uang logam berbahan perak dan emas. Pada 1974, BI menerbitkan uang bergambar harimau Jawa, orang utan, dan komodo. Seri ini kembali diterbitkan pada 1987 dengan gambar babi rusa dan badak Jawa bercula satu.


3. Seri Perjuangan Angkatan '45 (1990)


Seri ini diterbitkan untuk mengenang perjuangan kemerdekaan Indonesia. BI mengeluarkan tiga uang logam berbahan emas 23 karat dengan pecahan Rp125.000, Rp250.000, dan Rp750.000. Desainnya menampilkan Gedung Joang 45, kepulauan Indonesia, serta logo Dewan Harian Nasional Angkatan '45.

4. Seri Save The Children (1990)


Pada tahun yang sama, BI juga menerbitkan uang rupiah khusus bertema anak-anak melalui seri Save The Children. Terdapat uang logam pecahan Rp10.000 bergambar dua anak bermain bulu tangkis dan pecahan Rp200.000 bergambar penari Bali. Seri ini memuat tulisan Save the Children pada sisi depan uang.


5. Seri 50 Tahun Kemerdekaan RI (1995)


Untuk memperingati setengah abad kemerdekaan Indonesia, BI menerbitkan uang logam berbahan emas 23 karat dengan pecahan Rp300.000 dan Rp850.000. Kedua pecahan ini menampilkan Presiden Soeharto, masing-masing dalam gambar temu wicara dengan masyarakat dan potret presiden.

6. Seri Children of The World (1999)


BI kembali mengangkat tema anak-anak melalui seri Children of The World. Uang logam pecahan Rp10.000 menampilkan kegiatan Pramuka dalam penanaman sejuta pohon, sedangkan pecahan Rp150.000 bergambar anak laki-laki bermain kuda lumping. Seri ini menggunakan bahan perak dan emas.


7. Seri 100 Tahun Pemimpin RI (2001 dan 2002)


Seri ini diterbitkan untuk memperingati satu abad kelahiran dua proklamator Indonesia. Pada 2001, BI mengeluarkan uang logam bergambar Soekarno dengan tulisan 100 Tahun Bung Karno (1901-2001). Sementara pada 2002, uang bergambar Mohammad Hatta diterbitkan dengan tulisan Satu Abad Bung Hatta (1902-2002). Keduanya tersedia dalam pecahan Rp25.000 berbahan perak dan Rp5.000.000 berbahan emas.

8. Seri Uncut Note (2005, 2014, dan 2017)


Berbeda dari seri sebelumnya, Uncut Note merupakan uang kertas yang belum dipotong menjadi lembaran satuan. BI menerbitkannya dalam susunan dua lembar, empat lembar, hingga 45 lembar.

Seri ini pertama kali diterbitkan pada 2005, kemudian kembali hadir pada 2014 dan 2017 dengan beragam pecahan. Pada penerbitan 2005, uang kertas bersambung tersebut juga dilelang untuk keperluan sosial, termasuk membantu pembangunan kembali wilayah Aceh setelah gempa dan tsunami pada Desember 2004. (Titik Nurmalasari)

(Wijokongko)


Close Ads X
Close Ads X