Beda Pecahan Beda Tokoh, Mengenal Nama Pahlawan di Uang Rupiah

Wijokongko • 23 October 2026 15:28

Jakarta: Uang Rupiah tidak hanya berfungsi sebagai alat pembayaran, tetapi juga menjadi pengingat akan sejarah dan perjuangan bangsa. Pada uang kertas Rupiah Tahun Emisi (TE) 2022, Bank Indonesia menampilkan 8 pahlawan nasional yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Setiap pecahan memiliki sosok dengan peran dan perjuangan berbeda, mulai dari tokoh proklamasi kemerdekaan hingga pejuang yang menentang kolonialisme. Berikut nama-nama pahlawan yang menghiasi uang kertas Rupiah TE 2022.

1. Soekarno dan Mohammad Hatta (Rp100.000) 


Pecahan Rp100.000 menampilkan dua tokoh proklamator kemerdekaan Indonesia, Soekarno dan Mohammad Hatta. Keduanya berperan penting dalam perjuangan kemerdekaan hingga membacakan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Soekarno kemudian menjadi presiden pertama Indonesia, sedangkan Mohammad Hatta menjabat sebagai wakil presiden pertama.

2. Djuanda Kartawidjaja (Rp50.000) 


Pada pecahan Rp50.000, terdapat Djuanda Kartawidjaja, tokoh yang pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Indonesia dan Menteri Perhubungan. Salah satu kontribusi terbesarnya adalah Deklarasi Djuanda pada 13 Desember 1957. Deklarasi ini menegaskan bahwa laut di antara pulau-pulau Indonesia merupakan bagian dari wilayah kedaulatan Indonesia, sehingga memperkuat konsep negara kepulauan.

3. Sam Ratulangi (Rp20.000) 


Pecahan Rp20.000 menampilkan Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi atau Sam Ratulangi, pahlawan nasional asal Minahasa, Sulawesi Utara. Ia dikenal sebagai tokoh pergerakan nasional yang memperjuangkan pendidikan dan menentang ketidakadilan kolonial. Sam Ratulangi juga berperan dalam pemerintahan Indonesia setelah kemerdekaan dan menjadi Gubernur Sulawesi yang pertama.

4. Frans Kaisiepo (Rp10.000) 


Frans Kaisiepo, tokoh asal Biak, Papua, menghiasi pecahan Rp10.000. Ia dikenal karena perjuangannya mendorong penyatuan Papua ke dalam Republik Indonesia. Frans juga berperan dalam memperkenalkan nama Irian sebagai pengganti Papua dalam konteks perjuangan politik pada masa itu. Atas pengabdiannya, ia ditetapkan sebagai pahlawan nasional.

5. Idham Chalid (Rp5.000) 


Pada pecahan Rp5.000, terdapat K.H. Idham Chalid, ulama dan tokoh politik asal Kalimantan Selatan. Ia merupakan tokoh Nahdlatul Ulama yang aktif dalam perjuangan nasional serta pernah menduduki sejumlah jabatan penting di pemerintahan. Idham Chalid juga dikenal melalui kiprahnya dalam dunia pendidikan dan organisasi Islam.


6. Mohammad Hoesni Thamrin (Rp2.000) 


Pecahan Rp2.000 menampilkan Mohammad Hoesni Thamrin, tokoh pergerakan nasional asal Betawi. Ia memperjuangkan kepentingan masyarakat pribumi melalui jalur politik dan parlemen pada masa pemerintahan kolonial Belanda. Thamrin kerap mengkritik kebijakan kolonial yang dinilai merugikan rakyat serta mendorong perbaikan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.

7. Cut Nyak Meutia (Rp1.000) 


Pahlawan perempuan asal Aceh, Cut Nyak Meutia, menghiasi pecahan Rp1.000. Ia memimpin perlawanan terhadap pasukan kolonial Belanda melalui perang gerilya bersama para pejuang Aceh. Perjuangannya berakhir ketika ia gugur dalam pertempuran pada 1910. Cut Nyak Meutia kemudian dikenang sebagai salah satu tokoh perempuan penting dalam sejarah perlawanan terhadap penjajahan. (Titik Nurmalasari)

(Wijokongko)


Close Ads X
Close Ads X