Makkah: Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi melakukan penyisiran ke seluruh kamar hotel calon jemaah haji di setiap sektor di Makkah. Hal ini untuk memastikan tidak ada calon jemaah haji yang tertinggal dan memastikan seluruhnya telah diberangkatkan menuju Arafah.
Pemeriksaan kamar hotel tersebut menjadi bagian dari komitmen PPIH Arab Saudi untuk memberikan perlindungan maksimal bagi jemaah agar dapat menjalani puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) dengan aman dan nyaman.
"Sudah selesai mengecek seluruh kamar dari lantai 13 sampai dengan lantai 1. Alhamdulillah
closing, semua calon jemaah haji sudah tidak ada lagi di hotel. Semuanya Alhamdulillah sudah diberangkatkan dengan enam bus," ujar PIC Pendoronngan Jemaah ke Arafah, Sunarjo Patinegara, dikutip dari
Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Selasa, 26 Mei 2026.
Sebelumnya pada Senin, 25 Mei 2026, calon
jemaah haji asal Indonesia diberangkatkan menuju Arafah untuk menjalani puncak rangkaian ibadah haji. Proses keberangkatan dilakukan dalam tiga gelombang, yaitu pada pukul 07.00, 11.30, dan 16.30 waktu Arab Saudi.
Siapkan tim badal haji
Di samping itu, PPIH Arab Saudi telah menyiapkan tim badal haji untuk memfasilitasi jemaah yang wafat sebelum pelaksanaan wukuf di Arafah.
"Badal haji diperuntukkan bagi jemaah yang meninggal di embarkasi, embarkasi antara, maupun Arab Saudi sebelum pelaksanaan Armuzna," kata Kepala Seksi Pembimbing Ibadah (Bimbad) PPIH Arab Saudi, Erti Herlina, kepada tim Media Center Haji (MCH) di Makkah, dikutip pada Minggu, 24 Mei 2026.
Erti menjelaskan regulasi mengenai badal haji bagi jemaah yang wafat telah diatur dalam Keputusan Menteri Haji dan Umrah (KMHU) Nomor 68 Tahun 2026 tentang Safari Wukuf dan Badal Haji, serta SK PPIH Arab Saudi Nomor 21 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Badal Haji.
Menurut Erti, petugas yang dikerahkan berasal dari unsur tim Bimbad PPIH Arab Saudi, pegawai Kementerian Haji dan Umrah RI yang sudah berhaji, serta pembimbing ibadah kelompok terbang (kloter).
"Kami sudah siapkan 587 orang petugas badal haji," ungkap Erti.
(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)