Danantara Kaji Integrasi Transportasi Publik Jakarta

23 September 2026 18:12

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara tengah mengkaji skema integrasi moda transportasi massal di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Pengkajian mencakup penyelarasan operasional dan pembiayaan lintas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), seperti PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT Jakarta Propertindo (Jakpro). 

Chief Operating Officer (COO) Dony Oskaria mengatakan, melalui penyatuan sistem dan pemetaan skema investasi, Danantara berharap efisiensi transportasi publik perkotaan dapat meningkat signifikan. Sekaligus memberikan kemudahan akses dan mobilitas bagi masyarakat.

"Sangat baik ya. LRT tentu sedang kita kaji karena ini bagian daripada integrasi moda mass transportasi yang sedang kita siapkan.  Tidak hanya LRT, tetapi juga kereta api. Kita sedang melakukan juga proses elektrifikasi dari Jakarta–Cikampek, Jakarta–Sukabumi, dan Jakarta–Merak. Nanti ini akan terintegrasi seluruhnya, termasuk integrasi LRT dengan MRT dan juga dengan busway. Jadi ini akan menjadi satu kesatuan," ujar Dony, dikutip dari tayangan Prioritas Indonesia, Rabu, 23 September 2026. 

Sebelumnya, pengkajian ini didasarkan kepada pernyataan Presiden Prabowo Subianto dalam acara peresmian rute baru LRT Jakarta dari Manggarai—Kelapa Gading, minggu lalu, Presiden Prabowo menyatakan Danantara wajib membantu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk melanjutkan pembangunan Lintas Raya Terpadu (LRT).

"Saya kira Danantara wajib membantu. Karena DKI bukan hanya milik orang yang tinggal di DKI, DKI milik seluruh bangsa," kata Presiden Prabowo.

Perintah itu diberikan oleh Presiden Prabowo kepada Danantara setelah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta dukungan Danantara untuk melanjutkan pembangunan jaringan LRT hingga terhubung dengan Jakarta International Stadium (JIS).

(Lutfia Azzahra)

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X