Harga Kedelai Meroket, Pengrajin Keripik Tempe di Jaksel Terpaksa Naikkan Harga

14 April 2026 16:36

Jakarta: Eskalasi perang di Timur Tengah memicu kenaikan harga sejumlah bahan pokok secara global. Hal ini turut dirasakan oleh pengrajin keripik tempe di Jakarta Selatan (Jaksel). Kondisi ini memaksa mereka untuk menaikkan harga jual demi menjaga omzet.

Pemilik Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Keripik Tempe, Tina menyebut, kenaikan harga bahan pokok terutama kedelai telah terjadi sejak awal Ramadan dan semakin diperparah setelah Lebaran. 
 

Baca Juga: Kedelai Impor Naik, Perajin Tempe di Grobogan Pilih Perkecil Ukuran

"Merasakan jelas, dari awal puasa itu kedelai itu naik sampai habis lebaran kok naik jadi Rp1,1 juta," tutur Tina, dikutip dari Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Selasa, 14 April 2026.

Akibat kondisi ini, ia akhirnya menaikkan harga jual produknya dari Rp75 ribu per kg menjadi Rp80 ribu per kg. Para pelaku UMKM berharap konflik di Timur Tengah dapat mereda serta pemerintah segera mengambil strategi terbaik untuk mengembalikan harga bahan baku seperti di pasaran seperti semula. 

(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)