Semarang: Polda Jawa Tengah memberikan asistensi penuh dalam penanganan kasus dugaan perundungan yang menewaskan seorang siswa sekolah dasar di Kabupaten Pemalang. Saat ini, kepolisian masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap dua orang anak yang berhadapan dengan hukum.
Kasus dugaan perundungan yang merenggut nyawa seorang siswa sekolah dasar di Pemalang kini mendapat perhatian serius dari Polda Jateng. Tim penyidik Polda Jateng turun tangan memberikan pendampingan langsung kepada Polres Pemalang yang menangani perkara ini.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Yuliyanto, menyatakan saat ini ada dua anak yang tengah menjalani proses pemeriksaan sebagai anak yang berhadapan dengan hukum.
Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan belum menetapkan status hukum kedua anak tersebut sebagai anak yang berkonflik dengan hukum. Penetapan status masih harus menunggu mekanisme resmi, termasuk gelar perkara.
Polda Jateng juga membantah isu yang beredar di masyarakat mengenai identitas orang tua salah satu anak yang diperiksa.
Setelah dilakukan verifikasi data kependudukan dan kartu keluarga oleh Polres Pemalang, polisi memastikan tidak ada orang tua terperiksa yang berstatus sebagai anggota polri. (Ica Ervina)