5 October 2026 10:24
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang, Jawa Tengah (Jateng) menegaskan tidak ada toleransi bagi aksi bullying di lingkungan sekolah.
"Pemerintah tidak mentolerir adanya bullying atau perundungan. Kita harap kejadian ini adalah kejadian yang terakhir, tidak ada lagi. Lalu kami juga akan langsung kumpulkan seluruh di Dinas Pendidikan, termasuk jajaran pendidikan, dan kita cari formula yang tepat agar kejadian ini tidak terulang," ujar PLT Bupati Pemalang, Noerkholis, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Senin, 5 Oktober 2026.
Di sisi lain, suasana duka masih menyelimuti kediaman Muhammad Zaki, seorang siswa kelas 2 SD di Kabupaten Pemalang, Jateng yang tewas akibat menjadi korban perundungan yang dilakukan oleh kakak kelasnya.
Zaki, yang berusia tujuh tahun menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. M. Ashari setelah sembilan hari berjuang melawan masa kritis. Keluarga meminta pihak kepolisian mengusut tuntas kasus ini secara transparan.
Guna menindaklanjuti laporan keluarga, Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pemalang bersama Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jateng bergerak cepat. Selain melakukan autopsi kepada jenazah korban, polisi telah melakukan olah TKP dan memeriksa enam orang saksi, termasuk pihak sekolah, siswa, dan orang tua korban.