Suyudi Program Kepemimpinan 100 Hari Pertama, Berantas Narkoba hingga Judol

1 October 2026 11:26

Jakarta: Komisaris Jenderal (Komjen) Suyudi Ario Seto mengungkapkan arah kepemimpinannya dalam 100 hari ke depan. Hal tersebut disampaikan dalam  Rapat Paripurna ke-8 DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026.

Suyudi menyebut dalam 30 hari pertama, dirinya akan menetapkan komando perubahan, membangun baseline hingga memetakan kejahatan berdampak tinggi.

"Menetapkan komando perubahan, membangun baseline, memeriksa penerimaan laporan, respons 110 untuk perkembangan perkara, pengaduan perlindungan kelompok rentan, kesiapan Polres dan Polsek, serta memetakan kejahatan berdampak tinggi dan temuan dugaan tindak pidana," ujar Suyudi, dikutip dari tayangan Breaking News Metro TV, Kamis, 1 Oktober 2026. 

Pada hari ke-30 hingga hari ke-60, ia menyebut akan menguji perbaikan yang dilakukan. Pada hari ke-61 sampai hari ke-100, dirinya akan memperlihatkan hasil dan mengoreksi kegagalan.

Dalam 100 hari tersebut, Suyudi berkomitmen untuk menciptakan ruang publik yang aman. Termasuk pemberantasan dan pemulihan kawasan bebas narkoba.

"Ruang publik yang aman, pemberantasan dan pemulihan kawasan bebas narkoba, pemberantasan judi daring dan penipuan digital, respons cepat 110 dan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) ramah korban, perkara terlacak Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan/Penyelidikan (SP2HP), Polres dan Polsek tangguh, hingga kesiapan KUHP/KUHAP," ujar Suyudi.

Dirinya menegaskan 100 hari pertama kepemimpinan bukan ajang untuk mengumumkan sebanyak mungkin program, tetapi untuk membuktikan arah dan komitmen kepemimpinan.

"Program 100 hari pertama bukan panggung untuk mengumumkan sebanyak mungkin program, melainkan fase membuktikan arah jangka menengah hingga tahun 2029 dan komitmen pemimpin," ucap Suyudi.

(Lutfia Azzahra)

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X