Belanja APBN Kuartal IV-2026 Diproyeksikan Dongkrak Konsumsi Masyarakat

21 October 2026 13:31

Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menyebut belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kuartal keempat tahun 2026 diproyeksikan mencapai Rp1.300 triliun di tengah efisiensi anggaran yang terus dilakukan pemerintah. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama sebesar Rp1.200 triliun, pada 2025.

"Efisiensi anggaran itu bukan berarti menyetop anggaran, karena untuk kuartal keempat ini APBN akan belanja sekitar Rp1.300, lebih tinggi dibandingkan kuartal keempat tahun 2025 yaitu sebesar Rp1.200 triliun," ujar Suahasil, dikutip dari tayangan Zona Bisnis Metro TV, Rabu, 21 Oktober 2026.

Menurut Suahasil, kenaikan belanja pemerintah dilakukan untuk mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, menjaga kelangsungan dan peningkatan layanan publik, serta mendukung program perlindungan sosial. 

"Jadi belanja APBN akan terus lebih tinggi dibandingkan kuartal keempat tahun lalu. Ini akan mendorong kegiatan ekonomi di masyarakat. Termasuk layanan publik pemerintah dan juga perlindungan sosial," kata Suahasil.

Tidak hanya mendorong aktivitas perekonomian masyarakat, Pemerintah juga mulai menyalurkan bantuan pangan agar dapat meningkatkan konsumsi masyarakat pada kuartal keempat.

"Bantuan pangan sudah mulai bergulir untuk kuartal keempat dan ini akan mendorong kegiatan konsumsi dan mendorong kegiatan government expenditure di perekonomian kita," tutur Suahasil.

Selain itu, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan terus berkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI) untuk menjaga stabilitas sektor keuangan, serta mendukung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam pelaksanaan pengawasan mikroprudensial.


(Lutfia Azzahra)

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X