DPRD DKI Desak Polda Metro Tindak Tegas Pelanggar Lalu Lintas

Muhammad Adyatma Damardjati • 16 September 2026 13:24

Jakarta: Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino mendesak Polda Metro Jaya menindak tegas pelanggar lalu lintas yang semakin tidak peduli aturan. Menurutnya, pendekatan persuasif dan humanis yang selama ini dilakukan sudah cukup, kini saatnya penegakan hukum konkret diberlakukan.

Wibi mengatakan desakan itu mewakili aspirasi warga yang sudah tertib berlalu lintas namun resah dengan maraknya pelanggar. Ia menyoroti pelanggaran seperti melawan arah, parkir liar, dan pengendara tanpa helm yang dinilai membahayakan keselamatan.

"Hari ini saya datang mewakili banyaknya aspirasi dari masyarakat yang sudah tertib berlalu lintas tapi berhadapan dengan masyarakat yang sangat amat bebal," ujar Wibi setelah pertemuannya di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, 16 September 2026.

Wibi menilai langkah Polda Metro Jaya di bawah Direktoral Lalu Lintas sudah proaktif memberikan imbauan dan edukasi. Namun, para pelanggar dinilai tetap membandel sehingga perlu ada tindakan yang menimbulkan efek jera.

"Sudah cukup proaktif untuk memberikan imbauan, edukasi kepada masyarakat, tapi para pelanggar-pelanggar ini nampaknya memang harus juga ada tindakan sehingga ada efek jera," jelas Wibi. Wibi juga menyoroti kondisi kawasan Sudirman-Thamrin sebagai wajah Jakarta yang dinilai memprihatinkan. Ia menyayangkan banyak pengendara motor yang tidak menggunakan helm, bahkan lebih banyak yang menutup wajah dengan masker dibandingkan pejalan kaki.

"Ketika kita lihat Sudirman-Thamrin sebagai wajah Jakarta, banyak sekali orang berani menggunakan kendaraan tanpa menggunakan helm. Bahkan hari ini, lebih banyak pengendara motor ditutup masker dibandingkan pejalan kaki menggunakan masker," tegasnya.

Tindak pelanggar lalin


Menanggapi hal itu, Wakil Direktur Lalu Lintas (Wadirlantas) Polda Metro Jaya AKBP Arif Fazlurrahman menyambut baik masukan tersebut. Ia menyebut masukan dari DPRD sebagai vitamin dan penyemangat bagi petugas di lapangan yang mulai lelah menghadapi pelanggar.

"Kami mendengar langsung dari beliau. Nah ini merupakan vitamin bagi kami, penyemangat lagi. Tadinya bapak polisinya mungkin sudah 'wah apalagi ini ya mau diapain lagi ini masyarakat ini kok gak kapok-kapok'," ujar Arif.

Arif menegaskan pihaknya akan tetap mengedepankan langkah preemtif dan persuasif, namun tidak segan melakukan penindakan hukum bagi pelanggar yang membandel. Ia juga mengajak DPRD turun langsung ke titik rawan untuk mencari solusi bersama.

"Kita akan sama-sama bersama beliau akan turun langsung ke beberapa titik yang menjadi titik konsen beliau, kita akan treatment nanti, kita akan cari solusinya sama-sama," ujarnya.

(Wijokongko)


Close Ads X
Close Ads X