Pemprov DKI Manfaatkan AI untuk Revitalisasi Permukiman Tanpa Penggusuran

8 October 2026 18:32

Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkolaborasi dengan Korea Selatan di bidang Artificial Intelligence (AI) untuk perancangan tata ruang dan pembenahan permukiman tanpa penggusuran. Kerja sama strategis ini memanfaatkan hubungan baik yang telah terjalin lama melalui jaringan Sister City.

“Seperti diketahui selama ini Jakarta mempunyai hubungan yang baik dan sudah mempunyai Sister City dengan Seoul, Jeju, dan di antaranya,” ujar Pramono Anung, di Jakarta, Kamis, 8 Oktober 2026.

Lebih lanjut, Pramono menyoroti potensi besar Jakarta sebagai pusat data (data center) nasional. Menurut dia, keberadaan fasilitas tersebut menjadi modal kuat untuk menerapkan teknologi AI secara nyata di lapangan.

“Jakarta ini sebenarnya adalah pusat data center Indonesia. Ada sebanyak 102 data center di Jakarta, hampir separuh dari jumlah keseluruhan yang ada di Indonesia,” ujar Pramono. Pramono menyebut, salah satu penataan konkrit yang disiapkan Pemprov DKI adalah kawasan seluas 2,3 kilometer yang meliputi sekitar Kampung Bali hingga Kebon Kacang. Kawasan tersebut nantinya akan direvitalisasi dengan menggunakan teknologi AI.

“Kebetulan di Kebon Kacang dan sebagainya ini ada sekitar 2,3 kilometer kawasan yang akan kita benahi. Di sana ada masjid, ada musala, dan tempat ibadah lainnya,” ujar Pramono. Pramono menegaskan, implementasi AI bertujuan menyelesaikan persoalan kawasan kumuh di Jakarta secara modern dan humanis. Terlebih, lokasi penataan tersebut berada di kawasan strategis yang berdekatan dengan Balai Kota hingga Istana Negara.

Pramono menjelaskan, teknologi AI ini akan difokuskan pada perancangan desain kawasan serta teknis penataan agar pemukiman dapat diubah tanpa perlu menggusur warga. Lebih lanjut, Pramono menyampaikan proyek revitalisasi ini diharapkan rampung pada tahun 2028.

"Harapannya di 2028 mudah-mudahan tempat tersebut sudah menjadi jauh lebih cantik. Ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat luas bahwa penyelesaian kawasan kumuh dengan AI itu sangat bisa dilakukan di Jakarta," ujar Pramono. (Arini Noviawati Gunawan)

(Wijokongko)


Close Ads X
Close Ads X