Cara Kepemimpinan Suyudi Ario Akan Gunakan Pendekatan Polisi Bersama Masyarakat

1 October 2026 11:57

Jakarta: Komisaris Jenderal (Komjen) Suyudi Ario Seto menegaskan kepemimpinannya akan mengusung doktrin polisi bersama masyarakat. Suyudi menyebut kepemimpinannya harus dijalankan berdasarkan supremasi hukum yang adil, perlindungan masyarakat, dan penguatan kepercayaan.

Dirinya juga akan memberantas kegelisahan yang selama ini menjadi kekhawatiran publik, di antaranya kepastian laporan, kesetaraan di hadapan hukum, pungli dan pelayanan transaksional, penyalahgunaan kewenangan, penggunaan kekuatan, fenomena no viral no justice, kepercayaan terhadap pengaduan, transparansi perkara, dan kultur pelayanan.

"Logika yang harus diubah bukan lapor menunggu viral baru diperhatikan, tetapi lapor, diverifikasi, ditangani, diberi kabar perkembangan, diselesaikan sesuai dengan hukum," ujar Suyudi, dikutip dari tayangan Breaking News Metro TV, Kamis, 1 Oktober 2026. 

Suyudi menyebut masyarakat harus didengar, dihormati, memperoleh penjelasan, dan melihat aturan diterapkan secara konsisten. Dirinya juga meminta seluruh anggota polisi juga harus hadir saat masyarakat membutuhkan bantuan.


"Kami harus hadir saat dibutuhkan, menggunakan kewenangan secara adil, menyelesaikan masalah bersama masyarakat, terbuka terhadap pengawasan, dan memastikan setiap tindakan menghasilkan keamanan serta kepastian hukum yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat," tegas Suyudi. 

Suyudi juga menyebut dirinya akan melanjutkan pendekatan prediktif, transparansi berkeadilan, hingga digitalisasi pelayanan. 

"Dari presisi, saya akan melanjutkan pendekatan prediktif, transparansi berkeadilan, digitalisasi pelayanan, Call Center 110, restorative justice sesuai hukum, serta pemanfaatan data untuk mendukung operasi dan pelayanan," ujar Suyudi. 

(Lutfia Azzahra)

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X