Serangan Udara Israel Hantam Kendaraan Sipil di Gaza, 1 Tewas

28 September 2026 09:50

Genosida Zionis Israel atas negara Palestina masih berlangsung. Di tengah kesepakatan gencatan senjata, Zionis Israel kembali melancarkan serangan udara yang menghantam kendaraan sipil di Kota Gaza. Insiden tersebut menyebabkan satu orang tewas, sementara beberapa warga sipil lainnya terluka. 

Dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia, Senin, 28 September 2026, serangan tersebut menyebabkan kobaran api besar sehingga menghanguskan seluruh badan mobil. Tim penyelamat telah dikerahkan ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi para korban.

Meski perjanjian gencatan senjata telah berjalan sejak Oktober 2025, aksi kekerasan dan serangan udara di wilayah Gaza masih terus terjadi. Berdasarkan data terbaru dari Kementerian Kesehatan Palestina, sejak gencatan senjata dilakukan, lebih dari 1.400 warga Palestina gugur. 

Secara akumulatif, total korban jiwa di Jalur Gaza telah menembus lebih dari 74.000 orang dengan ratusan ribu lainnya mengalami luka-luka.

Dalam kabar terbaru, Zionis Israel mengklaim telah membongkar terowongan bawah tanah sepanjang sekitar 2 km di Gaza Selatan. Rekaman yang diklaim diambil di dekat garis batas Yellow Line memperlihatkan bagian dalam terowongan, disusul sejumlah ledakan di sepanjang jalurnya.

Militer Israel menyebut terowongan ini sebagai bagian dari infrastruktur teroris, tapi kelompok hak asasi manusia mengkritik penghancuran terowongan karena dinilai berisiko merusak saluran air, sistem pembuangan, dan infrastruktur sipil di atasnya. Lokasi dan waktu pengambilan rekaman belum dapat diverifikasi secara independen.

(Lutfia Azzahra)

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X