7 September 2026 13:05
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia turut berdampak pada hilangnya habitat satwa liar, termasuk satwa langka yang dilindungi. Di kawasan hutan di Desa Terak, Kabupaten Bangka Tengah, Bangka Belitung (Babel), seekor Tarsius atau Mentilin ditemukan tengah berusaha menjauhi kobaran api yang semakin meluas.
“Di sana itu terdapat Tarsius di lokasi kebakaran. Jadi, sebenernya itu sangat bahaya sekali kebakaran hutan itu terhadap terancamnya populasi satwa liar yang berada di situ ya, itu kan merupakan habitatnya,” ujar Ketua Alobi Foundation, Langka Sani, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia pada Senin, 7 September 2026.
Namun, petugas memilih tidak mengevakuasi Tarsius, mengingat luas kebakaran hutan yang masih terkendali dan hewan tersebut masih mampu menjauhi titik api.
Di Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar), relawan beserta warga juga menemukan seekor musang dalam kondisi terluka. Musang diduga melarikan diri dari titik panas kebakaran di Desa Sungai Pelang, Kecamatan Matan Hilir Selatan.
“Kebakaran itu terus mengenai satwa. Jadi saat ini kami melakukan evakuasi. Mungkin setelah ini akan melakukan pemeriksaan secara fisik. Untuk sementara ini kurang lebih ada sekitar empat ya. Kurang lebih ada empat. Di antaranya ini baru yang terbaru ada musang, dan selebihnya kemungkinan ada orang utan kemarin terakhir,” ujar Polhut Seksi KSDS I Wilayah Ketapang, Urai Iskandar.