Ilustrasi Medcom.id
Polri Endus Dugaan Korupsi terkait Pasokan Batu Bara Penyebab Blackout
Achmad Zulfikar Fazli • 6 July 2026 19:37
Jakarta: Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri mengendus dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan kebutuhan pasokan batu bara ke sejumlah PLTU yang mengakibatkan blackout di wilayah Sumatra, Kalimantan, hingga Pulau Jawa beberapa waktu lalu. Status hukum kasus tersebut telah ditingkatkan menjadi penyidikan.
“Kami para penyidik menyampaikan perkembangan penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang terkait pengadaan kebutuhan pasokan batu bara pada sejumlah PLTU selama periode tahun 2018-2026,” ujar Kepala Kortas Tipikor Polri, Irjen Totok Suharyanto dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin, 6 Juli 2026.
Totok menyampaikan peningkatan status menjadi penyidikan telah dilakukan sejak 4 Juli 2026. Keputusan ini diambil berdasarkan hasil penyelidikan secara komperhensif termasuk pengumpulan dokumen, permintaan keterangan, serta analisis awal terhadap bukti yang dimiliki penyidik.
“Peningkatan status tersebut dilakukan mulai diterbitkannya laporan polisi Nomor 6 Kortas Tipkor Polri 4 Juli 2026, dan surat perintah penyidikan Nomor 63 VII Kortas Tipikor Polri pada 6 Juli 2026, setidak-tidaknya penyidik menemukan adanya dugaan penyimpangan dalam proses pengadaan dan pemenuhan pasok batu bara PLTU oleh beberapa perusahaan yang terlibat, PT OBB dan PT PRA,” beber Totok.
.jpg)
Ilustrasi Dok. Medcom
Sementara itu, Direktur Penindakan Kortas Tipikor Polri Brigjen Robertus Yohanes De Deo menjelaskan modus yang dilakukan pelaku dalam kasus rasuah ini. Di antaranya ada dugaan memanipulasi dokumen kualitas batu bara yang dipasok dan memanipulasi kualitas batu bara yang dipasok ke PLTU.
“Serta dugaan penyimpangan pembayaran atau harga kontrak sehingga tidak sesuai dengan kondisi pasokan yang sebenarnya atau rill,” ujar Robertus.
Menurut dia, manipulasi ini turut berkontribusi terhadap gangguan pasokan batu bara dan blackout di sejumlah wilayah Indonesia.
“Perbuatan atau modus-modus tersebut kami duga berkontribusi terhadap terganggunya pasokan batu bara yang berdampak pada terjadinya blackout atau pemadaman listrik di wilayah Indonesia, seperti wilayah Sumatra, sebagian wilayah Kalimantan, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan sebagaian wilayah Jabodetabek,” ujar Robertus.