Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno membuka ajang Jakarta Financial Festival 2026 di Blok M Square, Jakarta Selatan, Jumat (23/10/2026). ANTARA/HO-Pemprov DKI Jakarta.
Indeks Literasi Keuangan di Jakarta Capai 84,01%
Siti Yona Hukmana • 23 October 2026 16:54
Jakarta: Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 menunjukkan indeks literasi keuangan DKI Jakarta mencapai 84,01 persen. Sedangkan, indeks inklusi keuangan menyentuh angka 99,74 persen.
“Kami ingin masyarakat Jakarta tidak hanya memiliki akses ke layanan keuangan, tetapi juga memahami cara menggunakannya secara cerdas dan bijak, serta waspada terhadap kejahatan finansial,” kata Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodebek) Edwin Nurhadi dalam keterangan tertulis dilansir Antara, Jumat, 23 Oktober 2026.
Sebagai upaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar "Jakarta Finacial Festival 2026" di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Festival tersebut menjadi sarana mendekatkan literasi keuangan kepada generasi muda di tengah dinamika tantangan ekonomi dan tren in this economy era yang menuntut kecermatan dalam mengelola keuangan.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno resmi menutup Program Digitalisasi Pasar Inklusif di Jakarta, Jumat (23/10/2026). ANTARA/HO-Pemprov DKI Jakarta.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengungkapkan pertumbuhan ekonomi Jakarta menunjukkan tren positif. Pada Triwulan II 2026, ekonomi Jakarta tercatat tumbuh sebesar 5,52 persen, dengan sektor perdagangan menyumbang kontribusi sebesar 18,24 persen.
Angka tersebut, kata Rano, menegaskan posisi strategis aktivitas perdagangan sebagai penggerak utama ekonomi perkotaan. Meski demikian, Rano mengingatkan agar seluruh pihak tidak lekas berpuas diri.
Ia mengajak industri jasa keuangan dan para mitra untuk terus memperkuat sinergi dalam mendampingi serta mengedukasi masyarakat guna membangun perekonomian Jakarta yang kuat, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) DKI Jakarta Agus Haryoto Widodo mengatakan, Jakarta Financial Festival berlangsung pada 23-24 Oktober 2026. Sebanyak 20 pelaku usaha jasa keuangan turut berpartisipasi sebagai tenant untuk memberikan edukasi, konsultasi, serta pengenalan produk dan layanan keuangan secara bertanggung jawab.
“Festival ini merupakan hasil kolaborasi OJK, Pemprov DKI Jakarta, Bank Indonesia, Perumda Pasar Jaya, dan FKIJK DKI Jakarta untuk mendekatkan edukasi keuangan kepada masyarakat,” ungkap Agus.