7 Saksi Dipanggil KPK Usut Suap Proyek Pengerukan 4 Pelabuhan

Jubir KPK Budi Prasetyo. Foto: Metro TV/Candra

7 Saksi Dipanggil KPK Usut Suap Proyek Pengerukan 4 Pelabuhan

M Sholahadhin Azhar • 28 November 2025 14:25

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tujuh saksi di Jawa Tengah dan Bali. Pemanggilan untuk kebutuhan penyidikan kasus dugaan suap proyek pengerukan alur pelayaran di empat pelabuhan.

“Pemeriksaan bertempat di Kantor Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Tengah, dan Kantor Perwakilan BPKP Bali,” ujar juru bicara KPK Budi Prasetyo, dikutip dari Antara, Jumat, 28 November 2025.

Sementara itu, Budi menjelaskan pemeriksaan di Jateng untuk lima orang saksi, yakni JP selaku Kepala Seksi Lalu Lintas dan Angkutan Laut di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Tanjung Emas, DEW selaku Bendahara Pengeluaran KSOP Tanjung Emas, RIR selaku Kasi Penjagaan, Patroli, dan Penyidikan KSOP Tanjung Emas, serta dua aparatur sipil negara berinisial PP dan AAD.

Untuk pemeriksaan di Bali, KPK memanggil seorang ASN berinisial NKA, dan pensiunan ASN berinisial IKA. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah saksi tersebut adalah Joko Pujianto (JP), Dewi (DEW), dan Riris Very Sulistiyani (RIR).
 


Pada 27 Juni 2024, KPK mengumumkan telah memulai penyidikan perkara dugaan korupsi proyek pengerukan alur pelayaran di empat pelabuhan, kemudian menetapkan sembilan orang sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

Jubir KPK Budi Prasetyo. Foto: Metro TV/Candra

Perkara dugaan tindak pidana korupsi tersebut terjadi pada proyek pekerjaan sebagai berikut:
  1. Paket pekerjaan pengerukan alur pelayaran Pelabuhan Tanjung Emas, Jawa Tengah, tahun anggaran 2015, 2016, dan 2017,
  2. Paket pekerjaan pengerukan alur pelayaran Pelabuhan Samarinda, Kalimantan Timur, tahun anggaran 2015, dan 2016,
  3. Paket pekerjaan pengerukan alur pelayaran Pelabuhan Benoa, Bali, tahun anggaran 2014, 2015, dan 2016,
  4. Paket pekerjaan pengerukan alur pelayaran Pelabuhan Pulang Pisau, Kalimantan Selatan, tahun anggaran 2013, dan 2016.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
Viral!, 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id
(M Sholahadhin Azhar)